Wih! Ada Lagi Tambang Emas Terbaru di RI

Rabu 13 Oktober 2021 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 13 320 2485619 wih-ada-lagi-tambang-emas-terbaru-di-ri-LIcWdQ2BDk.jpg Eksplorasi Tambang Emas. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mengungkapkan hasil pengeboran di Tambang Emas Toka Tindung. Di mana eksplorasi tersebut menunjukkan hasil high grade yang akan meningkatkan cadangan emas secara signifikan.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer (CEO) Archi Ken Crichton menjelaskan, perseroan melihat beberapa kemajuan yang menjanjikan dari hasil pengeboran di lokasi cadangan emas Bima-Arjuna di Koridor Barat, di mana sebagian memiliki kadar yang sangat tinggi.

“Lebih jauh, hasil ini membangun kepercayaan diri kami jika Tambang Emas Toka Tindung merupakan salah satu aset tambang emas terbaik di Indonesia dengan potensi eksplorasi yang signifikan,”ujarnya, dikutip dari Harian Neraca, Rabu (13/10/2021).

Prioritas perseroan saat ini, lanjutnya, adalah untuk mengkonversi hasil kadar tinggi ini menjadi sumber daya dan cadangan untuk rencana penambangan kami di masa mendatang. Perseroan juga sudah melangkah lebih maju terkait studi kelayakan untuk mempercepat lokasi cadangan emas Bima-Arjuna untuk masuk tahap produksi.

Kedua lokasi tersebut akan memberikan tambahan bijih berkadar tinggi di pabrik pengolahan emas di Toka Tindung.

Sebagai informasi, tambang Emas Toka Tindung merupakan salah satu tambang emas terbesar yang memiliki dua kontrak karya yang dimiliki oleh entitas anak yang dimiliki sepenuhnya oleh Archi, PT Meares Soputan Mining (PT MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (PT TTN).

Kedua kontrak karya ini berlaku hingga tahun 2041 dengan potensi 2 (dua) kali perpanjangan, masing-masing dengan periode maksimum 10 tahun. Archi berencana untuk terus mendorong kegiatan eksplorasinya, dengan menargetkan area proyek Near-mine, Koridor Barat dan Greenfields, yang diharapkan akan memberikan sekitar 5,3 – 13,0 juta ons tambahan cadangan bijih emas berdasarkan studi yang dilakukan oleh pakar industri Energy and Mineral Technology International (ENMITECH), dan selanjutnya telah diverifikasi oleh konsultan industri independen, SRK Consulting Group (SRK).

Tahun ini, perseroan telah menentukan beberapa target yang ingin dicapai dari program eksplorasi, yakni untuk meningkatkan sumber daya emas dari 3,9 juta ons cadangan bijih saat ini (angka yang dilaporkan pada Laporan JORC1 tahun 2020 yang telah diumumkan dan dipublikasikan pada bulan Desember 2020), dan meningkatkan sumber daya mineral berkadar tinggi dari terduga (“inferred”) menjadi terindikasi (“indicated”) dalam rangka meningkatkan Cadangan Bijih pada Laporan JORC tahun 2021.  

Target tersebut telah berhasil dicapai melalui program eksplorasi pengeboran di lokasi cadangan emas Bima-Arjuna di Koridor Barat, menggunakan secara total 5 (lima) diamond drill rig dan 1 (satu) reserve circulation drill rig selama periode bulan Desember 2020 hingga Agustus 2021, dengan menyelesaikan tambahan 84 (delapan puluh empat) lubang pengeboran dengan total kedalaman sekitar 25.000 meter, yang menghasilkan intersections emas berkadar tinggi. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini