Wall Street Kokoh, Indeks Dow Melesat 1,09%

Antara, Jurnalis · Sabtu 16 Oktober 2021 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 16 278 2487158 wall-street-kokoh-indeks-dow-melesat-1-09-HHr1pOc9PB.jpg Wall Street ditutup melemah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Wall Street ditutup naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Bursa saham AS menguat dengan indeks Dow Jones mencetak%tase kenaikan mingguan terbesar sejak Juni, ketika Goldman Sachs melengkapi seminggu laporan laba kuartalan yang kuat untuk bank-bank besar.

Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 382,20 poin atau 1,09%, menjadi menetap di 35.294,76 poin. Indeks S&P 500 bertambah 33,11 poin atau 0,75%, menjadi berakhir di 4.471,37 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup menguat 73,91 poin atau 0,50%, menjadi 14.897,34 poin.

Baca Juga: Wall Street Menguat, S&P 500 Cetak Kenaikan Harian Tertinggi

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di wilayah positif, dengan sektor konsumen dan keuangan masing-masing terangkat 1,76% dan 1,51%, memimpin kenaikan. Sementara itu, sektor utilitas tergelincir 0,23%, merupakan kelompok berkinerja terburuk.

Saham Goldman Sachs Group melonjak 3,8% dan memberi dorongan terbesar terhadap indeks Dow Jones, karena gelombang rekor aktivitas pembuatan kesepakatan mendorong lonjakan laba kuartalan bank tersebut melebihi ekspektasi para analis.

Baca Juga: Berakhir Melemah, 3 Indeks Utama Wall Street Anjlok

Laporan Goldman mengikuti hasil yang kuat dari Bank of America dan lainnya minggu ini. Perbankan termasuk yang positif terbesar untuk S&P 500 hari ini, dan indeks bank melompat 2,1%.

Hasil dari lembaga keuangan besar memberikan awal yang kuat untuk laba AS kuartal ketiga, meskipun investor masih akan mengamati dalam beberapa minggu mendatang untuk tanda-tanda dampak dari gangguan rantai pasokan dan biaya yang lebih tinggi, terutama untuk energi.

Prakiraan sekarang menyatakan laba S&P 500 kuartal ketiga menunjukkan kenaikan 32% dari tahun lalu. Perkiraan terbaru, berdasarkan hasil dari 41 perusahaan S&P 500 dan perkiraan untuk sisanya, naik dari 29,4% pada awal Oktober, menurut data IBES dari Refinitiv.

“Kami mulai masuk ke reli yang didorong oleh laporan laba di sini yang saya harap akan bertahan lama. Kami benar-benar akan melihat hasilnya dalam beberapa minggu ke depan ketika sebagian besar perusahaan di semua sektor melaporkan,” kata Peter Tuz, presiden Chase Investment Counsel di Charlottesville, Virginia.

Saham Alcoa Corp melonjak 15,2% setelah produsen aluminium itu melaporkan hasil yang lebih kuat dari perkiraan, mengumumkan program pembelian kembali saham senilai 500 juta dolar AS dan memulai dividen tunai triwulanan.

Departemen Perdagangan AS melaporkan kenaikan mengejutkan dalam penjualan ritel pada September, meskipun investor masih khawatir bahwa kendala pasokan dapat mengganggu musim belanja liburan. Angka awal untuk sentimen konsumen pada Oktober datang sedikit di bawah ekspektasi.

Saham Moderna Inc jatuh 2,3%. Sebuah laporan Wall Street Journal, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah ini, mengatakan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menunda keputusannya untuk mengizinkan vaksin COVID-19 Moderna bagi remaja untuk memeriksa apakah suntikan itu dapat meningkatkan risiko peradangan jantung.

Pada Kamis (14/10/2021), saham Moderna melonjak ketika panel FDA memberikan suara untuk merekomendasikan suntikan vaksin COVID-19 untuk orang Amerika berusia 65 tahun ke atas dan orang yang berisiko tinggi.

Saham uang kripto dan perusahaan terkait blockchain naik karena Bitcoin mencapai 60.000 dolar AS untuk pertama kalinya sejak April. Riot Blockchain berakhir naik 6,6%.

Volume transaksi di bursa AS mencapai 9,83 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 10,5 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini