Erick Thohir Senang BUMN-Swasta Kompak dan Rukun

Erlinda Septiawati, Jurnalis · Minggu 17 Oktober 2021 07:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 17 320 2487487 erick-thohir-senang-bumn-swasta-kompak-dan-rukun-VHKcjEdfvK.jpg Erick Thohir Senang BUMN dan Swasta Rukun

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir senang dengan peran BUMN dan swasta yang rukun serta kompak bekerja sama mensejahterakan petani di Indonesia.

"Saya senang ada swasta, ada BUMN dan kompak rukun," kata Erick Thohir dalam video yang diunggah dalam akun Instagram pribadinya, Jakarta, Minggu (17/10/2021).

BUMN-swasta kompak dan rukun akan membuat petani fokus pada produksinya. Sebab, jika tidak rukun maka Indonesia akan ketinggalan dalam 10 tahun ke depan.

"Kalau tidak berubah, kita tidak rukun, 10 tahun lagi kita ketinggalan sama Afrika. Persaingannya bukan antara kita anak bangsa, tetapi kita dan negara lain," kata Erick Thohir.

Hal ini disampaikan Erick Thohir saat bersilaturahmi dengan petani jagung di Desa Muara Putih, Lampung saat memperingati Hari Pangan Sedunia 16 Oktober.

"Hari ini saya senang banget sih kalau banyak petani muda. Kita punya rakyat 270 juta jiwa kalau tidak ada yang jadi petani, mau makan dari mana?" kata Erick Thohir.

Sebelumnya, Erick Thohir mengatakan program Makmur memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi para petani tanah air.

Erick mengatakan, program yang memiliki kepanjangan Mari Kita Majukan Usaha Rakyat ini dapat berjalan berkat kolaborasi BUMN .

"Tidak mungkin pada saat seperti ini, kita berdiri sendiri-sendiri, kita harus gotong royong, apalagi covid ini benar-benar menekan tidak hanya kesehatan kita, tapi juga ekonomi. Lalu covid ini juga membuat kesenjangan sosial, karena itu harus diintervensi supaya ekonominya seimbang," katanya.

"Saya terimakasih swasta datang, BUMN datang, petani datang supaya kita sama-sama bergotong royong, dan karena itu kita berinisiasi dengan program Makmur ini," tambahnya.

Program Makmur merupakan ekosistem yang sangat bermanfaat bagi para petani tanah air. Pasalnya, di dalam program tersebut sudah menghubungkan petani dengan pihak project leader, asuransi, lembaga keuangan, teknologi pertanian, pemerintah daerah, agro input, hingga jaminan ketersediaan pupuk non subsidi.

Dengan ekosistem tersebut, menurut Erick, petani yang tergabung dalam program Makmur mendapat pendampingan yang berdampak positif pada produktivitas dan penghasilan pertanian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini