Indonesia Juara Piala Thomas, Erick Thohir: Dahaga 19 Tahun Akhirnya Terhapus

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Senin 18 Oktober 2021 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 320 2487830 indonesia-juara-piala-thomas-erick-thohir-dahaga-19-tahun-akhirnya-terhapus-sURjFpZR7y.jpg Indonesia juara piala thomas 2020 (Foto: Badminton photo)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tak mau ketinggalan euforia kemenangan Indonesia di Thomas Cup. Ia mengapresiasi kemenangan yang telah didamba seluruh masyarakat Tanah Air selama 19 tahun ini melalui akun Instagramnya.

Baca Juga: Bakauheni Harbour City, Erick Thohir: Jadi Lokomotif Ekonomi Warga Lampung

“Dahaga 19 tahun akhirnya terhapus juga. Terima kasih kepada pahlawan bulutangkis Indonesia yang berhasil merebut Piala Thomas, lambang supremasi pebulutangkis putra dunia yang terakhir diraih tahun 2002,” tulisnya, dikutip pada Senin (18/10/2021).

Ia bangga karena sekali lagi tim bulutangkis Indonesia mampu eksis di kancah internasional. Ini membuktikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan bersaing secara global.

Baca Juga: Erick Thohir Senang BUMN-Swasta Kompak dan Rukun

“Bulutangkis Indonesia, sekali lagi memberikan bukti bahwa Kita sebagai negara dan bangsa yang besar akan bisa bersaing di pentas dunia dalam segala bidang, terutama di bidang ekonomi,” lanjutnya.

Atlet yang berlaga pada pertandingan ini ialah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, dan Chico Aura Dwi Wardoyo. Lalu, Marcus Fernaldi Gideon, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando, dan Daniel Marthin.

Erick juga mengapresiasi peran tim manajer dan para pelatih tim. Tanpa strategi dan kekompakan, kemenangan ini tak mungkin bisa tercapai.

“Tak lupa, salut atas strategi dan kekompakan yang dibangun tim manajer serta para pelatih. Kerja keras mempersiapkan tim yang diperkuat talenta-talenta muda menunjukkan, sampai kapanpun, bulutangkis akan selalu menjadi kebanggaan Indonesia,” tuturnya.

Sayangnya, pada kemenangan ini, bendera merah putih tidak dapat dikibarkan karena sanksi dugaan penggunaan doping yang diterima Indonesia. Bendera PBSI dikibarkan sebagai gantinya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini