Cara Mengatur Gaji Sebelum dan Sesudah Menikah Beda Lho, Simak di Sini

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Senin 18 Oktober 2021 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 622 2488035 cara-mengatur-gaji-sebelum-dan-sesudah-menikah-beda-lho-simak-di-sini-tzQF62dVNr.jpg Cara mengelola keuangan setelah menikah (Foto: Okezone)

JAKARTAMengelola keuangan pribadi merupakan hal yang biasa dilakukan setiap orang. Namun, ketika seseorang memutuskan untuk menikah, tentu cara mengelola keuangannya pun akan berbeda.

Sebagai pasangan baru, terutama yang masih berusia muda, mengalami masalah keuangan di awal pernikahan merupakan hal yang sering dialami. Terutama, dalam menggabungkan dua kehidupan individu menjadi satu rumah tangga dan satu misi untuk masa depan.

Baca Juga: Cara Dapat Tambahan Penghasilan Tiap Bulan

“Saat masih single: “Mba, aku siy bisa banget invest 50% gaji, palingan cuma kepake buat beli work outfit, makanan gitu”. Saat sudah married: “Mba, gaji udah naik 5x lipat. Tapiiii napa popok anak mahal banget ya? Belum lagi segala mpasi enta entu, trus cicilan rumah, trus buat sekolah baby gemess gitu. Mau buat pampering aja jatah makin berkurang,” tulis perencana keuangan dan CEO Zap Finance, Prita Hapsari Ghozie di akun Instagram pribadinya @pritaghozie, Senin (18/10/2021).

Prita mengatakan, sulitnya mengatur keuangan cukup dirasakan sebagian orang. Terlebih saat Anda berusia 30 – 40 tahunan dan memiliki banyak anak. Oleh sebab itu, Anda harus bisa mengatur gaji yang diterima.

Baca Juga: Waspada Penyebab "Bocor Halus" Pengeluaran Bulanan, MotionBanking Punya Solusi Jitu!

“Tenang, kamu ga sendirian. Jangan kaget saat usia 30-40an, apalagi saat anak 1, 2, atau 3, kok pengeluaran jadi ga terkendali. Kuncinya adalah di cara spending Gajian,” kata dia.

Walaupun terbilang sulit untuk mengatur keuangan bersama, tapi hal tersebut bukan tidak mungkin untuk dilakukan. Berikut beda mengatur gaji sebelum dan sesudah menikah ala Prita.

1. Sebelum Menikah:

- Zakat dan sedekah

- Living 30%

- Saving 50%

- Playing 20%

2. Sesudah Menikah:

- Zakat dan sedekah

- Living 50%

- Saving 30%

- Playing 10% – 20%

“Dan jika gajian alone ga cukup, maka selalu ada option untuk dua-duanya kerja, dagang, side-hustle, dan lainnya. Self-reward is good, but family priorities comes first,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini