Bos BI Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Global 2021 Jadi 5,7%

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 320 2488625 bos-bi-pangkas-pertumbuhan-ekonomi-global-2021-jadi-5-7-G1KBtCAlOb.jpg Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut bahwa pemulihan ekonomi global berlanjut akan tetapi lebih rendah dari prakiraan sebelumnya.

Pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat (AS), Tiongkok dan Jepang lebih rendah dari perkiraan sejalan dampak kenaikan kasus varian delta Covid-19, serta gangguan rantai pasokan dan energi global.

"Di sisi lain, pemulihan ekonomi Eropa lebih tinggi sehingga menahan perlambatan ekonomi global," ujar Perry di Jakarta, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga: Gubernur BI Perry Warjiyo Jadi 'Bos Besar' 13 Bank Sentral di Asia Pasifik

Kinerja sejumlah indikator dini seperti Purchasing Managers' Index (PMI), penjualan eceran, dan keyakinan konsumen secara umum melambat pada September 2021. Dengan perkembangan tersebut, Bank Indonesia merevisi pertumbuhan ekonomi global 2021 menjadi 5,7% dari prakiraan sebelumnya sebesar 5,8%.

Baca Juga: Gubernur BI soal Dampak Krisis Evergrande ke Ekonomi Indonesia

"Kenaikan volume perdagangan dunia dan harga komoditas terus berlanjut, sehingga menopang prospek ekspor negara berkembang. Pemulihan ekonomi dunia diperkirakan akan tetap berlanjut pada tahun 2022 meskipun dampak dari gangguan rantai pasokan dan keterbatasan energi perlu tetap diwaspadai," terang Perry.

Ketidakpastian pasar keuangan global sedikit menurun di tengah kekhawatiran pengetatan kebijakan moneter global yang lebih cepat sejalan kenaikan inflasi yang terus berlangsung.

"Kondisi tersebut berpengaruh terhadap tetap berlanjutnya aliran portofolio global ke negara berkembang, khususnya di negara-negara yang mempunyai imbal hasil aset keuangan yang menarik dan kondisi ekonomi yang membaik," pungkas Perry.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini