TEI 2021 Jadi Ajang Pamer Produk dan Jasa Ekspor RI, 101 Negara Sudah Antre

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2021 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 320 2488757 tei-2021-jadi-ajang-pamer-produk-dan-jasa-ekspor-ri-101-negara-sudah-antre-pmjvQkfjST.jpg TEI 2021 Jadi Ajang Pamer Produk Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali mengadakan Trade Expo Indonesia (TEI) Digital Edition 2021. Adapun acara ini dalam rangka untuk menangkap peluang peningkatan kinerja ekspor nonmigas di Tanah Air.

"Digitalisasi kegiatan pameran pada saat pandemi COVID-19 saat ini merupakan terobosan strategis untuk meningkatkan promosi produk dan jasa ekspor Indonesia melalui platform pameran virtual yang sepenuhnya memenuhi kriteria sehat, aman dan produktif," kata Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan Miftah Farid dalam Press Conference Trade Expo Indonesia (TEI) Digital Edition 2021 secara virtual, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga: RI Incar Rp21,3 Triliun dari Pameran Dagang Terbesar TEI ke-36

Trade Expo Indonesia (TEI) merupakan ajang promosi tahunan berskala internasional, yang menampilkan produk dan jasa terbaik Indonesia yang berorientasi pasar ekspor.

Pada tahun ini TEI merupakan yang ke-36 kali, akan diselenggarakan pada tanggal 21 Oktober – 4 November 2021 untuk online interactive, sementara showcase akan terus berlangsung hingga 20 Desember 2021. Dengan mengangkat tema “Reviving Global Trade”, dapat dikatakan melalui penyelenggaraan TEI 2021, kita akan menghidupkan kembali perdagangan global, yang sempat mengalami kelesuan akibat pandemi COVID-19.

"Adapun target total pengunjung dan buyer untuk pelaksanaan TEI tahun 2021 adalah 500.000 orang dengan jumlah transaksi sebesar USD1,5 miliar," katanya.

Dalam hal ini tentunya Kementerian Perdagangan akan berkolaborasi lebih baik lagi dengan Kementerian Luar Negeri melalui kantor perwakilan RI di luar negeri, seperti Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dan perwakilan perdagangan di luar negeri Atase Perdagangan (Atdag) dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) serta International Trade Promotion Office maupun KADIN negara-negara sahabat dalam menyebarluaskan informasi tentang penyelenggaraan TEI di mancanegara.

"Hingga tanggal 19 Oktober 2021 pukul 08.00 , telah terdaftar 2.229 buyer dari 101 negara yang mencakup 8.176 permintaan dengan minat utama pada Ingredient & Spices; Coffe, Tea & Cocoa dan produk tekstil," katanya.

Sementara, Direktur Treasury dan Internasional BNI Henry Panjaitan mengatakan, BNI akan terus berinovasi untuk mendorong pengembangan bisnis ekspor Indonesia. Di mana, BNI mempunyai enam kantor cabang di luar negeri yang secara aktif mencarikan buyer melalui asosiasi.

“Jadi yang pasti BNI tidak akan stop untuk berinovasi. Tadi kami sudah sampaikan bahwa, kita punya enam kantor cabang luar negeri yang secara aktif akan membantu mencarikan buyer-buyer melalui asosiasi,” katanya .

Kemudian, BNI juga menyediakan dukungan yang dapat membantu UMKM naik kelas go global melalui BNI Xpora. Selain itu, BNI juga akan melaksanakan BNI Global Trade Connection Forum pada awal tahun depan.

“Kita juga akan melaksanakan BNI Global Trade Connection and Forum, jadi singkatannya BNI GTCF. Di mana, kita akan menampilkan konsep collection. Di BNI itu ada sekitar 1.000 – 2.000 regular buyer atau regular client,” ujar Henry.

Lanjut Henry, melalui inovasi tersebut, diharapkan jumlah debitur atau nasabah akan menambah database buyer luar negeri. Adapun database tersebut akan disegmenkan permasing-masing industri, lalu akan disegmenkan lagi ke masing-masing negara.

“Nah data base ini lah yang kita akan gunakan sebagai data base untuk membangun connection bagi siapa saja nasabah. Misal nasabah yang belum ke BNI, nanti kita connect-kan ke BNI dalam satu database/ekosistem ini. Sehingga begitu dia menjadi nasabah BNI, akan masuk ke dalam ekosistem yang dibangun BNI,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini