Bukti Laut RI Banyak 'Harta Karun', Wilayah Ini Punya Ikan Tuna Kelas Dunia

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Rabu 20 Oktober 2021 21:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 320 2489202 bukti-laut-ri-banyak-harta-karun-wilayah-ini-punya-ikan-tuna-kelas-dunia-OkVPxTTeJv.jpg Ikan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kekayaan sumber daya alam di Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku, yang terletak di Pulau Buru menjadi peluang bagi pengembangan investasi khususnya investasi di bidang perikanan tangkap.

Staf Dinas Perikanan Kabupaten Buru Selatan Febby mengatakan, potensi sektor perikanan di Buru Selatan sangat besar terutama ikan tuna yang menjadi komoditi andalan.

"Dari sektor perikanan, kami punya komoditi ikan tuna yang grade-nya A. Jadi di sini kami pamerkan produk olahan khas Buru Selatan ikan tuna agar bisa masuk ke produk daya saing ekspor," ujarnya pada Apkasi Otonomi Expo di Jakarta, Rabu (20/10/2021).

Beberapa produk olahan khas Buru Selatan antara lain ikan tuna asap cair, abon ikan tuna, dan kates wijen ikan tuna yang dikembangkan oleh usaha kecil menengah (UKM) setempat.

Saat ini permintaan terhadap ikan tuna cukup tinggi sehingga menjadi peluang bagi pengembangan armada penangkapan.

Untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan tuna yang tersedia, maka jumlah unit penangkapan dapat ditambahkan khususnya pada Kecamatan Kepala Madan, Kecamatan Leksula, dan Kecamatan Namrole. Hal ini menjadi peluang bagi investor untuk dapat mengembangkan usaha perikanan di Kabupaten Buru Selatan khususnya perikanan tangkap.

Selain ikan tuna, ada potensi sumber daya ikan pelagis kecil seperti ikan layang, kembung, dan tongkol di Kabupaten Buru Selatan. Investasi yang dapat dikembangkan adalah penangkapan dengan alat purse seine (pukat cincin) dan bagan apung.

Sementara itu, untuk sumber daya ikan demersal sampai saat ini belum banyak dieksploitasi.

Hal ini juga menjadi peluang untuk dikembangkan. Ikan demersal khususnya laut dalam dengan berbagai jenis ikan ekonomis penting seperti ikan kurisi, kerapu, kakap merah dan lencam saat ini belum dimanfaatkan untuk kepentingan usaha.

Febby melanjutkan, selain sektor perikanan, potensi lain dari Kabupaten Buru Selatan adalah perkebunan cengkeh, pala, dan tanaman hotong. Di Maluku, tanaman hotong ditanam dan dibudidayakan secara terbatas hanya di Pulau Buru.

Kandungan karbohidrat hotong memiliki kemiripan dengan kandungan karbohidrat pada beras di Indonesia. "Ini bisa digunakan sebagai pengganti nasi," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini