Bisnis Kelinci Langka New Zealand Bisa Cuan Puluhan Juta

I Gusti Bagus Alit Sidi, Jurnalis · Rabu 20 Oktober 2021 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 20 455 2488991 bisnis-kelinci-langka-new-zealand-bisa-cuan-puluhan-juta-zgssO7x3vp.jpg Inspirasi bisnis budidaya kelinci langka dari new zealand (Foto: MPI)

BADUNG Bisnis hewan peliharaan bisa mendapatkan rupiah yang menggiurkan bila ditekuni dengan sungguh-sungguh. Seperti yang dilakukan oleh seorang breeder kelinci asal Bali yang fokus ternak kelinci langka jenis New Zealand Red.

Tingginya permintaan terhadap kelinci ini, peternak mampu meraup untung puluhan juta rupiah tiap bulan. Ternak kelinci milik Ketut Budi Artika Yasa di pekarangan rumahnya Banjar Candibaru, Gianyar, Bali.

Baca Juga: 4 Tips Memulai Bisnis dengan Mudah Tanpa Pengalaman

Di atas lahan kurang lebih 200 meter persegi, breeder yang mulai usahanya sejak 2 tahun silam memiliki koleksi kelinci import untuk diternakan. Mulai dari kelinci Rex, Hycole, New Zealand White dan Red, maupun hasil persilangan 3 pigmen warna yang berbeda hingga menghasilkan kelinci New Zealand berwarna gold tipped steel dan chesnut oguti.

Dari berbagai jenis yang ada, New Zealand Red merupakan jenis yang paling langka karena Ketut satu-satunya breeder jenis ini di Bali.

Baca Juga:Kisah Peternak Tampan Raup Cuan Miliaran Rupiah dari Telur

Pertama kali dia beli kelinci jenis ini dari salah satu breeder di Pulau Jawa kemudian dibudidaya menjadi indukan karena tingginya minat konsumen di Bali pada kelinci jenis ini.

Sebagian besar konsumen kelinci jenis New Zealand Red ini menjadi kelinci hias karena bulunya yang tebal dan halus. Satu kelinci New Zealand Red usia 5 bulan dengan berat minimal 2 kg dijual di harga Rp2 juta.

Agar kelinci ini cepat besar dan terjaga kesehatannya breeder rutin memberi makan pelet kelinci ditambah ultra mineral 2 kali sehari. Selain itu, dua kali seminggu kelinci wajib dapat jamu khusus kelinci.

Tidak hanya diminati para kolektor regional maupun nasional, kelinci jenis New Zealand Red budidaya Ketut Artika telah menjadi incaran para kolektor kelinci dari Malaysia dan Philipina.

Tingginya permintaan konsumen breeder mampu meraup omzet hingga puluhan juta per bulan. Selain jenis kelinci hias, Ketut Budi Artika juga mengembangkan kelinci jenis New Zealand White sebagai pedaging untuk rumah makan yang menyediakan menu daging kelinci. Khusus untuk kelinci pedaging dijual dengan harga 45 ribu rupiah perkilogram untuk berat hidup.

Reproduksi kelinci jenis New Zealand Red mampu melahirkan hingga 10 ekor anak kelinci dalam sekali melahirkan. Untuk menjaga kualitas kelincinya Ketut Budi Artika wajib menjaga kebersihan kandang agar selalu kering. Dia juga mencegah kelinci terkena sinar matahari langsung maupun hujan angin karena hewan ini sangat rentan dengan perubahan cuaca. Ketut Budi Artika berencana mengembangkan kelinci jenis aduan yang kini juga masih langka di Bali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini