KINO Tebar Dividen Rp17,1 Miliar, Catat Tanggalnya

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 21 Oktober 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 278 2489560 kino-tebar-dividen-rp17-1-miliar-catat-tanggalnya-3fDxkSUspi.jpeg Kino Indonesia bagi-bagi dividen (Foto: Shutterstock)

JAKARTA PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan membayarkan dividen interim atau tengah tahun sebesar Rp12 per lembar pada tanggal 18 November 2021.

Disebutkan, total pembayaran dividen interim itu senilai Rp17,142 miliar. Kebijakan pembagian dividen tunai tengah tahun ini merupakan hasil keputusan dewan direksi dan telah disepakati oleh dewan komisaris perseroan.

Baca Juga: Laba KINO Anjlok 71,51% di Kuartal I-2021

”Pembagian dividen interim kepada para pemegang saham perseroan tidak akan mempengaruhi kegiatan operasional, hukum, keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” kata Direktur KINO Budi Muljono.

Untuk diketahui, pada semester 2021, KINO membukukan laba bersih sebesar Rp37,7 miliar, setelah membukukan pendapatan sebesar Rp1,934 triliun. Dengan demikian, rasio pembayaran dividen interim itu setara dengan 45,9% dari laba bersih semester I 2021. Selain itu, perseroan membukukan beban pokok penjualan turun 8,18% menjadi Rp1,01 triliun. Dengan begitu, KINO membukukan laba kotor sebesar Rp919,46 miliar atau turun dibandingkan semester I-2020 sebesar Rp1,09 triliun.

Baca Juga: Miliarder Harry Sanusi Tambah Kepemilikan Saham Kino Indonesia

KINO berhasil menurunkan beban penjualan 11,63% menjadi Rp613,77 miliar. Namun, beban umum dan administrasi perusahaan tercatat naik 9,84% menjadi Rp210,7 miliar. Beban bunga juga tercatat naik menjadi Rp79,2 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp55,25 miliar.

Tahun ini, perseroan mengalokasikan belanja modal atau capex sebesar Rp200 miliar.

Dana yang bersumber dari kas internal dan perbankan tersebut, ungkap Budi, sebagian besar akan digunakan untuk alokasi pembelian sejumlah mesin produksi.

Namun, Budi tidak merinci berapa mesin produksi baru yang akan dibeli di tahun ini. Perseroan sendiri sulit untuk memprediksikan seberapa besar pertumbuhan pendapatan yang ingin dicapai di tahun ini. Namun, pihaknya optimistis untuk mempertahankan performa bisnisnya seperti di tahun 2020 dengan target pertumbuhan penjualan sebesar 15%.

Maka Guna mempertahankan performa perusahaannya, awal tahun 2021, KINO akan memfokuskan pengembangan bisnisnya pada produk-produk yang tengah dibutuhkan masyarakat di masa pandemi.

“Mungkin bukan inovasi produk baru di awal tahun ini, namun kami lebih banyak fokus di produk yang banyak dicari di masa pandemi ini,” kata Budi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini