Sido Muncul, Emiten Milik Taipan Irwan Hidayat Pede Laba Naik 25%

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 21 Oktober 2021 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 278 2489566 sido-muncul-emiten-milik-taipan-irwan-hidayat-pede-laba-naik-25-Kc9XEMZ39i.jpeg Sido Muncul optimis kinerja keuangan tahun ini membaik (Foto: Shutterstock)

JAKARTA PT Sido Muncul Tbk (SIDO) optimis membukukan pertumbuhan kinerja keuangan. Bahkan emiten milik Irwan Hidayat ini memproyeksikan laba bersih tutup tahun 2021 bakal melejit lebih dari 25%.

Direktur Industri Farmasi dan Jamu Sido Muncul Leonard mengatakan, seiring dengan kenaikan penjualan dan efisiensi operasional yang dilakukan perseroan, laba bersih tercatat juga mengalami kenaikan menjadi Rp865 miliar atau tumbuh sebesar 35% dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Laris Manis, Sido Muncul Raup Laba Rp865,4 Miliar di Kuartal III-2021

Perkiraan positif ini diterjemahkan ke pencapaian kinerja dengan target penjualan tumbuh paling sedikit 15% dan laba bersih tumbuh paling sedikit 25% untuk tahun 2021. "Pertumbuhan 15% untuk penjualan dan laba bersih di tahun 2022,” ujarnya.

Sebagai informasi, perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan hingga sembilan bulan tahun ini sebesar 23% menjadi Rp2,78 triliun dari tahun lalu sebesar Rp2,26 triliun. SIDO, lanjutnya, mengoptimalkan permintaan pasar tersebut melalui produk-produk herbal supplemen, multivitamin, dan juga minuman Vitamin C Sido Muncul.

Baca Juga: Bidik Cuan, Sido Muncul Bakal Perluas Pasar ke Vietnam hingga Afrika

Di kuartal III/2021, SIDO mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 41 persen dan laba bersih yang tumbuh sebesar 60% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu. “Meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, menyebabkan permintaan pasar untuk produk suplemen daya tahan tubuh dan vitamin mengalami kenaikan yang signifikan," jelasnya.

Leonard juga menambahkan bahwa permintaan produk-produk kesehatan konsumen kedepannya masih akan terus bertumbuh seiring dengan kesadaran kesehatan masyarakat yang meningkat.“Kami melihat outlook pertumbuhan untuk produk Jamu, vitamin, dan suplemen masih akan terus melanjutkan pertumbuhan yang didorong dari permintaan konsumen.

Sekarang ini, konsumsi suplemen kesehatan untuk menjaga daya tahan tubuh sudah menjadi kebiasaan baru, karena masyarakat sudah lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan dan imunitas tubuh," katanya.

Sepanjang semester pertama 2021, perseroan sudah meluncurkan 9 produk herbal baru. Secara total, produk baru perseran yang diluncurkan dari awal tahun 2020 berkontribusi hingga 3% terhadap total penjualan “Kami juga memperluas jaringan outlet hingga mencapai 125 ribu sebagian besar grosir dan retailer terus dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan akses konsumen untuk memperoleh produk SIDO di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dalam memacu pertumbuhan bisnisnya, perseroan telah menyiapkan beberapa strategi. Pertama dengan menambah produk baru dan memperluas pasar untuk meningkatkan brand awareness. Kedua, yakni dengan mempertahankan momentum penjualan ekspor pada negara tujuan seperti Nigeria, Filipina dan juga Malaysia sebagai kontributor utama pemasukan dari luar negeri.

Sebelumnya, perseroan mengutarakan niatnya untuk menambah negara tujuan ekspor baru seperti Vietnam, Myanmar dan juga negara-negara Afrika. Akan tetapi, mengingat ketidakpastian saat ini masih cukup besar, perseran memutuskan untuk menunda sementara rencana ini dan akan dilanjutkan pada tahun depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini