4 Fakta Menarik Pencairan BLT Subsidi Gaji Tahap 6

Zikra Mulia Irawati, Jurnalis · Kamis 21 Oktober 2021 19:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 320 2489661 4-fakta-menarik-pencairan-blt-subsidi-gaji-tahap-6-MPLkcN0evx.jpg BLT Subsidi Gaji Tahap 6 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah tengah bersiap menyalurkan BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp1 juta tahap 6. Pasalnya, BLT subsidi gaji tahap 5 telah rampung disalurkan ke 6.991.873 pekerja/buruh.

Dalam tahap ini, jutaan pekerja/buruh masih menunggu untuk mendapatkan BLT subsidi gaji.

Simak fakta-faktanya yang telah dirangkum Okezone pada Kamis (21/10/2021) di bawah ini.

1. Masih Ada Anggaran Rp1,7 Triliun

BLT subsidi gaji rencananya akan menyasar 8,7 pekerja. Namun, data yang masuk hanya 7,7 juta. Saat ini, dana yang tersisa dari anggaran adalah Rp1,7 triliun. Rencananya, bantuan ini akan disalurkan untuk 1,7 juta pekerja/buruh lagi.

"Sisa Anggaran BSU tersebut sebesar Rp1.791.477,000 dan akan menyasar 1.791.477 pekerja. Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp8,7 triliun untuk 8.783.350 pekerja terdampak Pandemi COVID-19," kata Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos) Kemnaker Indah Anggoro Putri.

2. Penerima BSU Diperluas

 

Agar bisa rampung akhir bulan ini, penyaluran BSU rencananya akan diperluas. Hal ini merupakan hasil koordinasi antara Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Kementerian Keuangan. Namun, kebijakan ini masih menunggu izin lebih lanjut.

"Saat ini sedang menunggu izin perluasan penerima (BLT subsidi gaji) karena memang waktu itu PPKM juga dinamis," kata Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi kepada Okezone.


3. Dikebut Hingga Akhir Oktober

Target selesainya penyaluran bantuan ini masih tetap pada Oktober ini. Masih ada target 1,7 juta pekerja lagi yang belum menerima haknya atas bantuan ini.

 

4. Ada Lebih Dari 700 Ribu Duplikasi Data

Penerima BLT subsidi gaji tidak boleh menjadi penerima bantuan pemerintah lainnya. Namun, berdasarkan data, masih ada lebih dari 700 ribu data penerima yang juga menerima bantuan lain.

"Data yang kami terima dari BPJS TK adalah 7.748.630 pekerja. Namun ada 758.327 data yang duplikasi dengan penerima program pemerintah," kata Anwar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini