5 Tips Kelola Gaji Jadi Investasi Masa Depan

Erlinda Septiawati, Jurnalis · Sabtu 23 Oktober 2021 21:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 23 622 2490629 5-tips-kelola-gaji-jadi-investasi-masa-depan-YaAtLa4QoH.jpg Tips Kelola Gaji (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTAMengelola keuangan diperlukan untuk meminimalisir pengeluaran. Biasanya saat menerima gaji banyak keinginan dalam diri. Bahkan seringkali dipakai untuk hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Perencana keuangan dan CEO Zap Finance Prita Hapsari Ghozie membagikan tips agar gaji yang diterima juga bisa dijadikan sebagai investasi. Namun, melakukannya sebelum gaji dialokasikan untuk berbagai pengeluaran, melalui konsep living 50%, saving 50% dan playing 20%.

“Karena seringnya jika sharing tips kelola gaji saat tanggal gajian itu konon telat, aku kasih niy tipsnya hari ini. Segera save, share, dan tag temen or pasangan. Siapin: rekening untuk living-saving-playing, spending plan, pilih aset investasinya dari sekarang. So, saat gajian udah ga panik dan kebablasan lagi,” tulis Prita Hapsari Ghozie, dikutip dari akun Instagramnya @pritaghozie, Sabtu (23/10/2021).

Baca Juga: Tips Investasi Emas ala Yusuf Mansur, Emak-Emak dan Milenial Wajib Baca Ini

Dia mengatakan gaji kecil bisa jadi cukup untuk membiayai hidup. Namun, gaji sebesar apa pun tidak pernah cukup untuk memenuhi gaya hidup. Jadikan investasi sebagai bagian dari gaya hidup, agar masa tua nanti bisa menjadi pribadi bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarga.

Adapun ada lima tips yang bisa dicoba dari gaji menjadi investasi ini, yaitu:

1. Tentukan Tujuan Keuangan

Prita Hapsari menyatakan investasi merupakan kendaraan atau strategi untuk mencapai tujuan keuangan. Jadi, sebelum melakukan investasi harus menentukan tujuan tersebut.

Baca Juga: Belajar Atur Keuangan, Simak 4 Cara Mudah di Sini

“Tujuan keuangan hasil akhir yang #temanPreta inginkan seperti dana pendidikan, inginkan seperti dana pendidikan, dana pensiun, dana beli rumah, dan lainnya,” katanya.

2. Alokasikan Gaji untuk 30% Saving

Terdapat beberapa tujuan keuangan, maka dilakukan 30% saving yang terbagi yakni, tabungan dana darurat, tabungan pembelian besar, tabungan tujuan jangka pendek, tabungan pengeluaran tahunan dan investasi tujuan jangka panjang. Pembagiannya tergantung pada bagian mana yang paling penting untuk dipenuhi.

3. Pilih Jenis Aset Investasi

Kemudian, tentukan pilihan aset investasi, yang terdiri atas tiga jenis aset investasi. Pertama, aset keuangan seperti produk bank, reksadana, obligasi, dan saham. Kedua, aset fisik seperti emas, properti, dan tanah.

Ketiga, aset alternatif pendanaan fintech, emas digital, hingga asset crypto. Dari setiap aset investasi yang telah dipilih mempunyai risiko dan keuntungan masing-masing.

4. Lakukan Sistem Otomatis

Kegagalan investasi bukan tidak memiliki uang, melainkan tidak diutamakan saat dana masuk ke rekening gaji.

Diketahui sejak 2007, Prita memasang sistem debit otomatis dari rekening gaji ke rekening investasi untuk pembelian reksadana.

Tahun 2016, memasang notifikasi transfer dari rekening dana investor, rekening emas, dan setahun terakhir rekening pendanaan fintech lending.

5. Jadikan Rutinitas Harian

Ketika penghasilan semakin bertambah, kunci investor sukses bukan menambah lifestyle secara signifikan. Melainkan, menambah porsi investasi secara proporsional bahkan signifikan.

Apalagi saat sudah tidak ada lagi kewajiban cicilan, maka porsi investasi bisa sangat besar dan manfaat akan terasa bukan hanya pada masa kini, tetapi juga di masa depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini