IHSG Sepekan Menguat 0,16%, Berikut 4 Faktanya

Hafid Fuad, Jurnalis · Minggu 24 Oktober 2021 04:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 24 278 2490726 ihsg-sepekan-menguat-0-16-berikut-4-faktanya-9UO0Lnmthx.jpg IHSG Sepekan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG selama sepekan atau periode 4-8 Oktober 2021 ditutup dalam zona positif. IHSG ditutup naik 10,7 poin (0,16%) pada level 6.643,73. Pada awal perdagangan IHSG berada di zona merah, sebelum akhirnya berakhir di zona hijau.

Bagaimana pergerakan IHSG sepekan? Berikut fakta-fakta yang dikumpulkan Okezone terkait kinerja IHSG sepekan, Minggu (24/10/2021):

1. IHSG Sepekan Positif Naik Tipis

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan naik tipis 0,16%. Indeks berada di level 6.643,7 dari penutupan pekan sebelumnya di level 6.633,3.

Baca Juga: IHSG Sepekan Melesat ke 6.633, Kapitalisasi Bursa Tembus Rp8.150 Triliun

Dari sisi kapitalisasi pasar menunjukkan total nilai saham emiten BEI, naik tipis 0,19 persen menjadi sebesar Rp 8.150,3 triliun dari pekan lalu yang sebesar Rp 8.134,6 triliun.

2. Kinerja Harian Menurun

Dalam keterangan resmi BEI, pergerakan positif tidak terjadi dalam rata-rata frekuensi transaksi harian yang justru turun 4,08 persen, menjadi 1,38 juta kali transaksi dari sebelumnya 1,44 juta kali transaksi pada penutupan pekan lalu.

Baca Juga: Tak Ada Kekuatan, IHSG Ditutup Melemah 0,35% ke 6.632

Rata-rata volume transaksi harian bursa mengalami penurunan sebesar 5,53 persen menjadi sebanyak 27,09 miliar saham dari 23,38 miliar saham pada pekan sebelumnya.

Sedangkan, rata-rata nilai transaksi harian bursa tercatat turun paling dalam sebesar 6,92 persen menjadi Rp16,2 Triliun dari pekan lalu yang mencapai Rp17,4 Triliun.

3. Investor Asing Beli Bersih

Sementara itu, investor asing pada penutupan pekan ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 1,18 triliun. Sedangkan sepanjang tahun berjalan 2021 investor asing sudah mencatatkan beli bersih sebesar Rp 36,3 triliun.

4. Pasar Surat Utang

Pada pekan ini terdapat PT Sinas Mas Agro Resources and Technology Tbk yang menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III SMART Tahap II Tahun 2021 dengan nilai emisi sebesar Rp 2,5 triliun.

Dengan demikian, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2021 adalah 79 emisi dari 50 emiten senilai Rp 78,5 triliun.

Maka secara keseluruhan, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI kini berjumlah 482 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 425,6 triliun dan 47,5 juta dollar AS yang diterbitkan oleh 126 emiten.

Sementara untuk Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI kini berjumlah 141 seri dengan nilai nominal Rp 4.437,5 triliun dan 400 juta dollar AS. Sementara Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp 5,39 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini