Evergrande Mulai Cicil Utang, Sri Mulyani Masih Cemas

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 320 2491243 evergrande-mulai-cicil-utang-sri-mulyani-masih-cemas-jsdYA6GjUH.jpg Sri Mulyani soal Kasus Evergrande (Foto: Dok Kemenkeu)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani masih khawatir dengan dampak kasus Evergrande berpotensi memperlambat pemulihan ekonomi China.

Meski Evergrande sudah mulai mencicil utang namun tetap saja membuat Sri Mulyani masih khawatir.

"Kasus Evergrande sudah mulai cicilan utang tapi ini belum selesai dan potensinya perlambatan ekonomi di Tiongkok," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Jakarta, Senin (25/10/2021).

Baca Juga: Cicil Utang Rp1,16 Triliun, China Evergrande ke Luar dari Kebangkrutan?

Selain itu, Sri Mulyani juga mewaspadai mengenai perkembangan ekonomi global. Salah satunya inflasi yang tinggi di beberapa negara.

Sri Mulyani menambahkan, ekonomi China yang melambat akan berdampak besar terhadap ekonomi global. Artinya, Indonesia juga akan terkena dengan dampak perlambatan ekonomi di China dengan harga komoditas akan naik.

"Perlambatan ekonomi di Tiongkok juga dampak ekonomi global termasuk harga komoditas dan pertumbuhan ekonomi keseluruhan," katanya.

Sekadar informasi, Evergrande mulai melakukan pembayaran bunga utang sebesar USD83,5 juta atau setara Rp1,16 triliun (kurs Rp14.000 per dolar AS) pada obligasi dalam bentuk dolar yang jatuh tempo bulan lalu.

Langkah tersebut menjadi sinyal positif bagi para investor sekaligus menunjukkan bahwa Evergrande mulai menjauh dari ambang gagal bayar (default).

Setidaknya ada perpanjangan waktu satu minggu lagi untuk mengatasi krisis utang yang telah mengguncang kepercayaan investor terhadap bisnis Negeri Tirai Bambu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini