Gubernur BI Ungkap Kunci Kembangkan Ekonomi Islam

Antara, Jurnalis · Senin 25 Oktober 2021 13:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 25 320 2491291 gubernur-bi-ungkap-kunci-kembangkan-ekonomi-islam-uDWC7VEL0S.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo ungkap kunci pengembangan ekonomi syariah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Digitalisasi menjadi salah satu kunci untuk mengembangkan ekonomi Islam. Dengan begitu ekonomi Islam akan memiliki dampak yang lebih besar terhadap perekonomian nasional.

“Untuk membuat dampak yang lebih besar, digitalisasi harus dikembangkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan Islam, termasuk industri fesyen dan makanan,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Senin (25/10/2021).

Baca Juga: Ekonomi Syariah Indonesia Peringkat 4 Dunia, Jokowi: Negara Penduduk Muslim Terbesar

Perry menyampaikan bahwa dibutuhkan lebih banyak ide dan solusi agar ekonomi dan keuangan Islam dapat berkontribusi lebih banyak dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional dan internasional.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Indonesia Harus Jadi Pusat Gravitasi Ekonomi Syariah Dunia

“Tak hanya dalam mewujudkan ekonomi dan keuangan Islam tetapi juga memobilisasi zakat, infak, dan sedekah serta bagaimana mengoptimalkannya untuk membawa kemajuan bagi ekonomi dan keuangan Islam,” ujarnya.

Semangat tersebut, lanjut Perry, telah diterapkan Bank Indonesia melalui program Ziswaf. Dia menuturkan bahwa digitalisasi berkembang pesat selama masa pandemi COVID-19, baik dari digital banking, uang elektronik hingga transaksi e-commerce.

“Begitu pula untuk ekonomi syariah, posisi pada Agustus 2021, nilai transaksi industri halal di e-commerce meningkat signifikan lebih dari 20 persen (yoy) yang didominasi oleh produk fesyen,” ungkap Perry.

Lebih lanjut Perry berharap melalui penyelenggaraan ICIEF yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), hingga Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan menghadirkan cendekiawan dan peneliti dari penjuru dunia dapat memberikan solusi, inovasi dan kemajuan terhadap ekonomi dan keuangan sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Untuk mendukung penyelenggaraan konferensi tersebut, Bank Indonesia menyediakan Jurnal Moneter dan Keuangan Ekonomi Syariah yang diharapkan bisa menjadi pembahasan untuk menggali ide dan merumuskan kebijakan dalam keuangan syariah.

“Kami berterima kasih dan tentu saja menantikan public paper dari Anda semua yang terlibat dalam konferensi ini yang kami yakini dapat membawa lebih banyak pengetahuan, " kata Perry.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini