Bel Perdagangan, IHSG Langsung Melesat ke 6.665

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 09:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 278 2492359 bel-perdagangan-ihsg-langsung-melesat-ke-6-665-JshBpWbgLq.jpg IHSG Menguat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di zona hijau. Bel perdagangan, IHSG naik 8,14 poin atau 0,12% ke 6.665.

Pada pembukaan perdagangan, Rabu (27/10/2021), terdapat 194 saham menguat, 98 saham melemah, dan 200 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp297,60 miliar dari 428,95 juta lembar saham yang diperdagangkan.

Baca Juga: Bisakah IHSG Tembus 6.700 Hari Ini? Simak Analisanya

Indeks LQ45 turun 0,89 poin atau 0,09% ke 964,14, indeks JII naik 1,05 poin atau 0,18% ke 575,46, indeks IDX30 turun 0,42 poin atau 0,082% ke 512,88, dan indeks MNC36 turun 0,18 poin atau 0,055% ke 327,05.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP) naik Rp34 atau 15,32% ke Rp256, saham PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) naik Rp6 atau 7,14% ke Rp90, dan saham PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS) naik Rp6 atau 3,14% ke Rp197.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Menguat, Investor Diminta Waspadai Hal Ini

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) turun Rp110 atau 6,77% ke Rp1.515, saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) turun Rp14 atau 6,67% ke Rp196, dan saham PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) turun Rp5 atau 5,26% ke Rp90.

Menurut CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, pergerakan IHSG masih terlihat sedang berusaha mencetak rekor tertinggi sepanjang masanya.

Kenaikan IHSG ditopang oleh capital inflow yang terlihat mulai kembali ke dalam pasar modal Indonesia serta kuatnya fundamental perekonomian Indonesia yang terlihat dari data yang telah terlansir.

"Hal ini tentunya memberikan sentimen positif dan meningkatkan kepercayaan para investor terhadap pasar modal Indonesia sehingga IHSG masih berpotensi bergerak menguat terbatas hingga beberapa waktu mendatang," ujar William dalam risetnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini