Tak Lagi Rugi, Saranacentral Bajatama (BAJA) Kantongi Laba Rp122,1 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 278 2492557 tak-lagi-rugi-saranacentral-bajatama-baja-kantongi-laba-rp122-1-miliar-hvtPnDgceU.jpg PT Saranacentral Bajatama raup laba di kuartal III 2021 (Foto: Shutterstock)

JAKARTAPT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) mengantongi laba bersih Rp122,10 miliar di kuartal III 2021. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, perseroan masih membukukan rugi bersih Rp738,46 juta.

Perseroan mengungkapkan, perolehan laba bersih ditopang oleh meningkatnya pendapatan menjadi Rp1,17 triliun atau naik 99,87% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp916,14 miliar. Secara rinci, sepanjang Januari hingga September 2021, Saranacentral berhasil menjual produk saranalum Rp1,06 triliun, meningkat 99,85% dari Rp717,88 miliar pada periode tahun yang sama sebelumnya.

Baca Juga: Suspensi Dicabut, Saham BAJA Langsung Keok 6,2%

Meski demikian, penjualan produk galvanis malah menurun 73,89% menjadi Rp49,10 miliar. Padahal, sebelumnya, perseroan mampu mengantongi hingga Rp188,02 miliar dari penjualan ini.

Sisanya, penjualan disumbang oleh segmen coloring sebanyak Rp34,89 miliar, bertumbuh 194,18% dari Rp11,86 miliar. Saranacentral juga mendapatkan pemasukan tambahan dari segmen nonproduksi yang berkontribusi Rp29,47 miliar.

Baca Juga: BEI Gembok Saham BAJA, Ini Penyebabnya

Sementara itu, beban pokok pendapatan yang ditanggung perseroan pada periode Januari-September 2021 berjumlah Rp993,09 miliar, naik 15,42% dari periode yang sama tahun lalu Rp860,44 miliar. Laba kotor yang diperoleh pada akhir September 2021 pun sebesar Rp186,88 miliar.

Selain pendapatan, meningkatnya laba bersih Saranacentral berkat kemampuan perseroan menekan sejumlah beban kerugian. Kerugian dari selisih kurs mata uang asing bersih menurun 83,79% menjadi Rp6,10 miliar dari sebelumnya kerugian yang ditanggung mencapai Rp37,62 miliar.

Beban bunga dan keuangan juga tercatat sebanyak Rp12,12 miliar, berhasil ditekan 5,16% dari sebelumnya Rp12,78 miliar. Selanjutnya, total aset Saranacentral pada akhir September 2021 berjumlah Rp861,07 miliar yang terdiri atas aset lancar Rp674,81 miliar dan aset tidak lancar Rp186,25 miliar.

Kinerja positif juga terlihat pada segmen total utang yang menurun 3,07% menjadi Rp613,15 miliar pada akhir September 2021 dari Rp632,58 miliar pada Desember 2020. Pada akhir tahun ini, Saranacentral menargetkan lonjakan laba bersih lebih dari 200% menjadi Rp200 miliar.

Bahkan, pada awal semester pertama 2021, perseroan telah membukukan laba bersih sebanyak Rp100 miliar, melampaui target awal perseroan yakni Rp80 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini