Naik 489%, Investor Pasar Modal Tembus 6,5 Juta

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 278 2492565 naik-489-investor-pasar-modal-tembus-6-5-juta-osW4kcWcr3.jpg Jumlah investor pasar modal Indonesia meningkat pesat (Foto: Okezone)

JAKARTA BEI mencatat jumlah investor pasar modal sudah mencapai 6.597.100 investor. Dari jumlah tersebut, investor saham mencapai 3.008.318 investor.

“Jumlah investor pasar modal Indonesia ini telah meningkat sebesar 489% atau hampir enam kalinya jika dibandingkan posisi di akhir 2017 lalu yang masih di angka 1,12 juta. Sedangkan untuk investor saham meningkat 378% jika dibandingkan akhir 2017 yang masih di angka 628.491,” kata Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi.

Baca Juga: Gelar RUPSLB, BEI Bidik Pendapatan Rp1,5 Triliun pada 2022

Sepanjang 2021, penambahan investor baru pasar modal sebanyak 2.716.347 investor. Sedangkan penambahan investor baru saham 1.313.050 investor.

“Di tahun ini, kami telah mencatat rekor baru penambahan investor baru di pasar modal dan saham. Angka ini merupakan pencapaian hampir dua kali lipat dari rekor peningkatan dalam satu tahun di 2020 lalu,” kata Hasan.

Baca Juga: Emiten Perbankan Ramai-Ramai Gelar Aksi Korporasi, Investor Harus Apa?

Menurutnya, peningkatan jumlah investor di pasar modal ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja, likuiditas dan juga ketahanan pasar modal Indonesia. Namun sebetulnya potensi penambahan jumlah investor ini masih sangat besar. Pasalnya jumlah investor di pasar modal di Indonesia baru sekitar 2,4% dari total penduduk Indonesia.

Dari data BEI, kontribusi investor ritel atau individu dalam pasar modal Indonesia dari tahun ke tahun juga terus menunjukkan peningkatan. Dalam investor ownership composition, selama periode Januari-September 2021 komposisinya adalah 46,2% institusi foreign, 39,6% institusi domestik, dan 14% investor ritel. Sebagai perbandingan, di 2016 komposisinya investor institusi foreign 54,1%, institusi domestik 37,6%, dan investor ritel 8,3%.

Sementara itu jika dilihat dari investor trading competition, selama periode Januari-September 2021, komposisinya investor ritel 63,5% dari rata-rata nilai transaksi harian (RNTH), investor institusi foreign 21,8%, dan institusi domestik 14,7%. Sebelumnya di 2016, komposisinya institusi foreign 36,9%, ritel 36%, dan institusi domestik 27,1%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini