PLN Cetak Pendapatan Rp204 Triliun di Kuartal III-2021, Naik 4,7%

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 27 Oktober 2021 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 27 320 2492398 pln-cetak-pendapatan-rp204-triliun-di-kuartal-iii-2021-naik-4-7-QJVZD38Znm.jpg Pendapatan PLN Capai Rp204 Triliun. (Foto: Okezone.com/PLN)

JAKARTA - PT PLN (Persero) mencetak pendapatan Rp204,65 triliun hingga September 2021. Pendapatan tersebut naik 4,7% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 195,47 triliun.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril menyebut, sepanjang Januari-September 2021, jumlah pelanggan PLN meningkat sebanyak 2,6 juta menjadi 81,6 juta pelanggan. Sementara volume penjualan listrik juga naik 4,4 persen menjadi 189,7 tWh hingga kuartal III 2021 secara year on year atau tahunan.

Baca Juga: Utang Rp500 Triliun, Erick Thohir ke PLN: Fosil Diubah ke Energi Terbarukan

Bob menilai, pencapaian ini tak lepas dari strategi creating demand yang ditempuh PLN melalui upaya intensifikasi dan ekstensifikasi.

Strategi intensifikasi dilakukan PLN melalui berbagai bundling dan promo untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, misalnya promo Super Dahsyat pada yang digulirkan memperingati Hari Listrik Nasional ke-76.

"Rangkaian program promo tambah daya yang kami lakukan sepanjang tahun ini ternyata disambut antusias oleh pelanggan. Penambahan daya ini membuat pelanggan lebih produktif dan penggunaan listrik meningkat," kata Bob, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga: Soal EBT, Erick Thohir Minta PLN dan Pertamina Belajar dengan AS-China

Strategi intensifikasi juga dilakukan melalui penerapan gaya hidup dengan menggunakan peralatan berbasis listrik dalam kehidupan sehari-hari atau electrifying lifestyle, seperti mendorong ekosistem dan penggunaan satu juta kompor induksi serta kendaraan listrik berbasis baterai.

Di samping itu, strategi ekstensifikasi ditempuh PLN melalui program win back yaitu mengakuisisi captive power atau mengganti kelistrikan perusahaan-perusahaan yang masih menggunakan pembangkit sendiri dengan suplai listrik dari PLN agar perusahaan dapat berfokus pada bisnis intinya.

Cara lainnya adalah dengan melihat ceruk pasar yang masih potensial dengan program electrifying agriculture dan electrifying marine untuk sektor pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan serta kelautan.

"Program-program ini terbukti mampu membantu para petani, peternak, nelayan hingga pelaku industri menjadi lebih produktif dan efisien sehingga kesejahteraan mereka bisa meningkat," katanya.

Dia menambahkan, sejumlah strategi yang dilakukan PLN merupakan bentuk dukungan perseroan dalam menggerakkan perekonomian dengan menghadirkan listrik untuk kegiatan-kegiatan produktif.

Bob juga meyakini dengan sejumlah strategi tersebut, kinerja perseroan bakal semakin membaik hingga akhir tahun.

"Bagi kami yang terpenting, hadirnya listrik bisa membantu memudahkan seluruh aktivitas masyarakat, meningkatkan kesejahteraan serta membantu menggerakkan perekonomian nasional," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini