Pendapatan Rp23 Triliun, Indosat Raup Laba Rp5,8 Triliun di Kuartal III-2021

Anggie Ariesta, Jurnalis · Kamis 28 Oktober 2021 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 278 2493330 pendapatan-rp23-triliun-indosat-raup-laba-rp5-8-triliun-di-kuartal-iii-2021-vtIaTksTWu.jpg Indosat Raup Laba Bersih (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) meraup pendapatan Rp23 triliun pada kuartal III-2021. Angka ini meningkat 12,0% secara year-on-year (YoY) .

Pendapatan seluler naik 10,3% YoY menjadi Rp18,8 triliun. EBITDA meningkat 22,7% YoY mencapai Rp10,4 triliun dalam sembilan bulan tahun ini karena kombinasi pertumbuhan top-line dan fokus berkelanjutan pada efisiensi biaya operasional.

Ini membantu memberikan pertumbuhan margin EBITDA sebesar 4,0 bps YoY, menjadi 45,1%. Dengan demikian, Indosat Ooredoo mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,8 triliun.

"Eksekusi dari strategi transformasi kami memperlihatkan bahwa Indosat Ooredoo mempertahankan momentum pertumbuhannya dan memberikan kinerja keuangan yang sangat baik," kata President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga: Indosat dan Tri Resmi Merger, Jadi Begini Skema Kepemilikan Sahamnya

Dia menjelaskan, dalam sembilan bulan tahun ini, pertumbuhan pendapatan Indosat terus berlanjut mengungguli industri. Indosat kembali berhasil menunjukkan kinerja EBITDA yang kuat, yang tumbuh hampir dua kali lebih cepat dari pendapatan.

"Kami terus memberikan kinerja jaringan dan layanan digital yang luar biasa kepada pelanggan setia kami. Kepercayaan pelanggan yang meningkat telah membuat basis pelanggan kami tumbuh selama sembilan bulan terakhir. Kami berterima kasih kepada pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan yang berkelanjutan kepada Indosat Ooredoo," katanya.

Sementara, pelanggan ISAT meningkat sebesar 3,2% menjadi 62,3 juta pelanggan pada September 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, sebagai hasil eksekusi yang konsisten dalam strategi penawaran yang sederhana, relevan, dan transparansi produk serta investasi pintar pada jaringan. Average Revenue per User (ARPU) meningkat menjadi Rp34,2 ribu, dari sebelumnya sebesar Rp31,7 ribu pada September 2020.

Peningkatan pengalaman jaringan secara menyeluruh serta perbaikan portofolio produk, telah menghasilkan pertumbuhan trafik data sebesar 39,2% YoY.

Pada 16 September 2021, Ooredoo Group dan CK Hutchison mengumumkan penandatanganan perjanjian transaksi definitif untuk pengajuan penggabungan bisnis telekomunikasi masing-masing di Indonesia, yaitu PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia. Perusahaan gabungan akan mempunyai nama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk.

Penggabungan Indosat Ooredoo dan H3I akan menyatukan dua bisnis yang saling melengkapi untuk menciptakan sebuah perusahaan telekomunikasi digital dan internet yang lebih besar dan lebih kuat secara komersial, serta dapat memberikan nilai tambah kepada seluruh pemegang saham, pelanggan, dan masyarakat Indonesia.

Perusahaan gabungan akan memiliki skala, kemampuan keuangan, dan keahlian untuk bersaing dengan lebih efektif. Penggabungan aset dan produk dari Indosat Ooredoo dan H3I yang saling melengkapi akan mendorong inovasi dan pengembangan jaringan yang akan memungkinkan perusahaan memberikan layanan digital terbaik dan memperluas tawaran produknya bagi pelanggan di berbagai pelosok Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini