Kesenjangan Ekonomi, Erick Thohir: Tidak Bisa Salahkan Siapa-Siapa

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 28 Oktober 2021 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 320 2493267 kesenjangan-ekonomi-erick-thohir-tidak-bisa-salahkan-siapa-siapa-NKamyvDB6l.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone)

JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir mengakui adanya kesenjangan ekonomi antara kaya dan miskin. Kesenjangan itu semakin melebar akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya kesenjangan ekonomi menjadi potret sosial di Indonesia saat ini. Akan Tetapi, tidak ada pihak yang harus disalahkan dari gap tersebut.

"Tentu, kita tidak bisa salahkan siapa-siapa, tentu itu realita, rahasia Allah yang justru kita introspeksi diri, apakah dalam situasi ini apakah kita bertahan atau kita beradaptasi merubah, bangkit," ujar Erick, dalam Webinar ISEF 2021, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga: Cara Erick Thohir Peringati Hari Sumpah Pemuda

Untuk mengantisipasi agar kesenjangan tidak meluas, Kementerian BUMN melalui perusahaan pelat merah mengambil langkah intervensi melalui sejumlah program. Salah satu program, Membina EKonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) milik PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Mekaar merupakan layanan permodalan berbasis kelompok yang diperuntukan bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro, baik yang ingin memulai usaha maupun mengembangkan usahanya. Erick meyakini Mekaar mampu menyerap tenaga kerja baru.

Baca Juga: Dahlan Iskan: Nyawa Garuda Indonesia Ada di Tangan Pertamina

Dia mengumpamakan, jika 1 nasabah menyerap satu tenaga kerja, maka akan ada 5,2 juta tenaga kerja yang berasal dari 10,8 juta nasabah Mekaar.

Selain itu, BUMN pun merubah strategi besarnya, tidak hanya memastikan korporasi bisa bersaing secara global, mendorong terjadinya keseimbangan ekonomi di masyarakat.

"Di sinilah, kenana kami, dan BUMN juga ingin memastikan program-program di Kementerian BUMN, sama seperti di Bank Indonesia punya keberpihakan, mengintervensi keseimbangan yang harus terjadi, karena tadi kesenjangan yang terus melebar," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini