Restrukturisasi Utang dan Pertamina Jadi Penyelamat Garuda Indonesia

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 28 Oktober 2021 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 28 320 2493340 restrukturisasi-utang-dan-pertamina-jadi-penyelamat-garuda-indonesia-bbFOTBLH2N.jpg Garuda Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mengakselerasikan langkah pemulihan kinerjanya. Di mana perseroan dihadapkan pada utang senilai Rp70 triliun.

Restrukturisasi pun menjadi salah satu upaya Garuda Indonesia menyelesaikan kewajiban usaha bersama seluruh krediturnya. Skema restrukturisasi utang yang dimaksud, Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Baca Juga: Bos Garuda Diduga Jalan-Jalan ke Eropa Pakai Fasilitas Kantor, Karyawan Ngadu ke Erick Thohir

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, di tengah tekanan kinerja usaha yang dihadapi seluruh pelaku industri penerbangan, langkah restrukturisasi menjadi opsi tepat dan relevan dalam menunjang upaya pemulihan kinerja perusahaan.

"Langkah restrukturisasi tersebut yang saat ini terus kami perkuat melalui sinergitas BUMN salah satunya bersama Pertamina," ujar Irfan, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga: Diduga Liburan Pakai Fasilitas Kantor, Ini Pengakuan Bos Garuda Indonesia

Tercatat, pada akhir 2020 lalu, Garuda Indonesia berhasil memperoleh kesepakatan perpanjangan waktu pembayaran kewajiban usaha selama 3 tahun dari total outstanding-nya.

Kesepakatan tersebut terus diperkuat melalui penjajakan restrukturisasi untuk kewajiban usaha hingga tahun ini.

"Kami percaya langkah yang telah berhasil dijajaki bersama Pertamina maupun berbagai mitra usaha lainnya sejauh ini, menjadi fondasi fundamental bagi kelangsungan bisnis Garuda Indonesia kedepannya," katanya.

Di tengah percepatan langkah restrukturisasi bersama mitra usaha, lanjut Irfan, Garuda Indonesia memastikan seluruh aspek kegiatan operasional penerbangan akan tetap berlangsung dengan normal.

Dimana, manajemen berkomitmen untuk senantiasa mengoptimalkan standar layanan penerbangan yang aman dan nyaman untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat maupun pengangkutan kargo bagi sektor perekonomian nasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini