Miliarder Berharta Rp35,5 Triliun Borong Saham BYAN Rp2,8 Miliar

Anggie Ariesta, Jurnalis · Selasa 16 November 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 278 2502564 miliarder-berharta-rp35-5-triliun-borong-saham-byan-rp2-8-miliar-zUw8NZgnnk.jpg Miliarder Low Tuck Kwong borong Saham BYAN (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Miliarder Dato Low Tuck Kwong kembali menambah kepemilikannya atas PT Bayan Resources Tbk. Dia memborong sejumlah saham atas BYAN.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/11/2021), pria yang dijuluki Raja Batu Bara ini membeli saham emiten berkode BYAN sebanyak 111.400 saham dengan harga saham rata-rata Rp25.883,01. Dengan demikian, miliarder berharta Rp35,5 triliun ini membeli saham senilai Rp2.883.367.314 di BYAN.

Baca Juga: Miliarder Low Tuck Kwong Borong Saham BYAN

Transaksi dilakukan pada 10-15 November 2021 dengan tujuan untuk investasi dan dengan status kepemilikan langsung. Dengan tambahan tersebut, saham yang dimiliki Dato Low Tuck Kwong menjadi sebanyak 1.838.817.030 saham dari sebelumnya 1.838.705.630 saham atau dengan kepemilikan sebanyak 55,16% dari total saham BYAN.

Sebelumnya Dato Low Tuck Kwong juga membeli sebanyak 41.300 saham dengan harga saham rata-rata Rp26.079,24. Transaksi dilakukan pada 22, 25 dan 27 Oktober 2021 dengan tujuan untuk investasi dan dengan status kepemilikan langsung.

Pada penutupan perdagangan Senin kemarin (15/11), saham-saham batu bara utama atau big cap (berkapitalisasi pasar besar) ramai-ramai ambles ke zona merah di tengah kabar dari hasil konferensi iklim baru-baru yang mengindikasikan masa depan suram bagi sektor batu bara.

Di samping itu, faktor lainnya yang juga mungkin berpengaruh terhadap koreksi saham batu bara saat ini adalah karena para investor terus merealisasikan aksi ambil untung lantaran saham batu bara sudah melonjak tinggi sepanjang tahun ini.

Sementara manajemen BYAN menargetkan produksi batu bara hingga 50 juta ton per tahun mulai 2022 seiring dengan selesainya proyek jalan angkutan (haul road) dan fasilitas pemuatan tongkang (barge loading) pada 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini