Ambyar! Elon Musk Kehilangan Rp710 Triliun, Hartanya Tinggal Berapa?

Erlinda Septiawati, Jurnalis · Selasa 16 November 2021 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 455 2502458 ambyar-elon-musk-kehilangan-rp710-triliun-hartanya-tinggal-berapa-MJjf2LEjC0.png Elon Musk Kehilangan Rp710 Triliun (Foto: SCMP)

JAKARTA – CEO Tesla Elon Musk kehilangan kekayaan USD50 miliar atau Rp710 triliun (kurs Rp14.200 per USD) akibat merosotnya saham Tesla.

Lalu tinggal berapa harta kekayaan Elon Musk?

Meski kehilangan Rp710 triliun, Elon Musk masih menjadi orang terkaya di dunia dengan harta USD266,9 miliar atau setara Rp3.789,9 triliun.

Saham Tesla turun lebih dari 15% minggu lalu, setelah jajak pendapat twitter Elon Musk pada 6 November terkait pertimbangan untuk menjual 10% sahamnya. Demikian seperti yang dilansir dari Forbes, Jakarta, Selasa (16/11/2021).

Baca Juga: Elon Musk 'Jatuh Miskin', Kehilangan Rp712 Triliun dalam 2 Hari

Musk menjual sekitar USD5 miliar awal pekan lalu, kemudian menambahkan kembali USD700 juta. Pengajuan peraturan lain, di posting pada Jumat, mengungkapkan penjualan baru dengan total 1,2 juta saham lebih dari USD1,2 miliar sebelum pajak.

Secara keseluruhan, Musk telah menjual sekitar 6,3 juta saham dan menggunakan 2,2 juta opsi untuk hasil sebelum pajak hampir USD7 miliar yang menjadi taktik baru untuk Musk.

Sementara, sebagian besar kekayaannya telah lama terikat pada kepemilikan Tesla dan perusahaan roketnya SpaceX daripada dalam bentuk tunai atau real estat.

Sebelum kejadian ini, Musk hanya menjual dua kali saham Tesla. Pada 2010, tak lama setelah Tesla go public, dia menjual sekitar 1,4 juta saham senilai USD24 juta. Kemudian pada 2016, dia menjual 2,7 juta saham senilai USD593 juta untuk menutupi pajak.

Musk mempunyai alasan yang baik saat menjual beberapa saham. Diketahui saham Tesla telah naik 150% selama setahun terakhir, bahkan setelah penurunan minggu lalu.

Musk, menyebut bahwa dalam beberapa tahun terakhir Tesla dinilai terlalu tinggi. Belum lagi tagihan pajak bernilai miliaran dolar menunggu.

Berkat serangkaian opsi saham yang akan berakhir pada Agustus 2022 lebih dari USD1 miliar dari hampir USD7 miliar yang diperoleh Musk dari penjualan saham Tesla telah digunakan untuk membayar pajak.

Setelah 10% pertama dari opsi tersebut saham tambahan yang telah dijual Musk dapat membantunya mengimbangi sebagian dari tagihan pajak menggunakan opsi yang tersisa, atau membayar pinjaman pribadi yang telah diambil Musk dengan sahamnya di Tesla.

Hingga kini, Musk telah menjual sekitar 4% saham Tesla, tidak termasuk saham baru yang diperolehnya dari opsi pelaksanaan.

Analis Wedbush Dan Ives mengatakan bahwa penjualan 10% penuh yang dia janjikan berdasarkan jajak pendapat twitter-nya tampak "semua bergerak."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini