Usai Diakuisisi, Nusa Konstruksi (DGIK) Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Rabu 24 November 2021 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 278 2506911 usai-diakuisisi-nusa-konstruksi-dgik-rombak-jajaran-direksi-dan-komisaris-0iIIBl1SSM.jpg RUPSLB Nusa Konstruksi (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk agenda tunggal yaitu penetapan susunan dewan pengurus perseroan.

Seperti diketahui, pada 6 Oktober 2021, PT Global Dinamika Kencana (GDK) telah mengakuisisi 51,85% saham PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK). Dengan akuisisi tersebut, GDK menjadi pemegang saham pengendali yang baru di DGIK.

"Fokus DGIK setelah konsolidasi internal ini adalah produktivitas, efisiensi dan Good Corporate Governance (pengawasan yang ketat) dalam menjalankan bisnis oleh sebab itu kami sangat bersungguh-sungguh," kata Direktur Utama Nusa Konstruksi Enjiniring Budi Susilo dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Budi Susilo menambahkan, Perseroan akan memasuki babak baru berupa enlarge bisnis di sektor infrastruktur tanah air. "Kami optimis tahun ini sudah membukukan profit meskipun tidak besar. Hasil positif dari performa tersebut ditambah dengan masuknya GDK sebagai pemegang saham pengendali perseroan dan profil susunan pengurus yang dimiliki perseroan saat ini, kami optimis untuk pertumbuhan ke depan," ungkap Budi Susilo.

GDK adalah perusahaan investasi yang memiliki sejumlah perusahaan di bidang properti, infrastruktur, konstruksi, Reseach & Development, Medical Device Manfacturing dan Hi-Tech Healthcare Solution.Di bidang infrastruktur, properti dan konstruksi GDK juga memiliki PT Dirgantara Yudha Artha (Dirgantara).

Komisaris Utama DGIK Hendro Martowardojo menyatakan dirgantara berdiri sejak tahun 1990. Dirgantara sudah berpartisipasi dalam proyek-proyek konstruksi nasional, seperti infrastruktur bandara (Runway & Hangar), kawasan industri, jalan raya, jalan tol, dan yang terbaru dalam pembangunan proyek Tol Cikopo Palimanan.

"Pembelian mayoritas saham DGIK tersebut merupakan langkah strategis bagi GDK untuk memperbesar dan memperkuat bisnis di bidang infrastruktur, properti dan konstruksi yang telah digeluti grup perusahaan selama 31 tahun terakhir," katanya.

Pasca akuisisi, GDK telah melakukan konsolidasi secara internal dengan melakukan beberapa perbaikan dan penguatan di mana pelaksanaan RUPSLB hari ini merupakan bagian tahap akhir dari proses konsolidasi berupa penguatan dan menjadi tahap awal dimulainya proses turn arround story untuk memperbesar kontribusinya dan memperluas bisnisnya di sektor infrastruktur.

Berikut Susunan Perseroan hasil RUPSLB:

 

Komisaris Utama Hendro Martowardojo

Komisaris (Independen) Ade Rahardja

Komisaris Ganda Kusuma

Direktur Utama Budi Susilo

Direktur (Tidak Terafiliasi) J.B Koesnarno

Direktur Rahman Sadikin

Direktur Moch Ardi Prasetiawan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini