Beban APBN Berat, Presiden Jokowi: Investasi Jangkar Pemulihan Ekonomi

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 24 November 2021 13:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 320 2506658 beban-apbn-berat-presiden-jokowi-investasi-jangkar-pemulihan-ekonomi-WISkHP9tAM.jpg Presiden Jokowi sebut investasi jadi jangkar pemulihan ekonomi (Foto: Setkab)

JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan beban APBN sangat berat selama pandemi covid-19. Untuk itu, Jokowi mengatakan investasi menjadi jangkar pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 yang hingga kini belum jua berlalu.

"Investasi menjadi jangkar pemulihan ekonomi. Karena APBN semua negara juga sama, berat. Defisit semua defisit. Kemarin urusan defisit ini semua negara juga mengkhawatirkan. Nanti kalau defisit ini dikembalikan lagi ke normal berarti akan terjadi syok lagi," ujarnya saat membuka Rakornas dan Anugerah Layanan Investasi 2021 di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Baca Juga: Upaya Pemulihan Ekonomi, Negara Berkembang Masih Berjuang Dapat Akses Vaksin

Jokowi menuturkan, pandemi Covid-19 berdampak multisektor baik pada sisi kesehatan ataupun ekonomi. Krisis yang diakibatkan oleh wabah itu amat menakutkan dan belum ada kalkulasinya.

"Jadi pandemi ini betul-betul dampaknya ke mana-mana, ke semua titik ada semuanya. Bareng-bareng. Bayangkan, puluhan ribu triliun direm bareng-bareng karena ingin kembali ke defisit yang normal kembali. Ini juga menakutkan tapi belum ada kalkulasinya," tuturnya.

"Kembali lagi, jadi investasi menjadi jangkar pemulihan ekonomi. Karena kita kalau terlalu berfokus pada APBN, defisit kita ini meskipun saya tahu bu Menkeu ini sangat prudent sangat hati-hati dalam mengelola APBN kita. Oleh sebab itu, yang di luar APBN ini yang harus digerakkan. Kembali lagi, investasi," sambung Jokowi.

Pada anugerah layanan investasi 2021 ini, Jokowi senang ada kementerian/lembaga, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan baik dalam urusan realisasi investasi maupun urusan perizinan.

"Urusan pelayanan perizinan bagus, seperti tadi di Jawa Tengah, tapi realisasi investasi bagus di Jawa Barat. Artinya apa, belum tentu kita layani dengan baik itu investor akan datang, apalagi tidak dilayani. Bener ndak? Dilayani saja belum tentu investor datang mau berinvestasi, apa lagi tidak dilayani dengan baik. Oleh sebab itu, pola-pola lama hal-hal yang jadul itu semua harus mulai kita tinggalkan," tuturnya.

"Berikan pelayanan yang terbaik, baik itu investor kecil yang namanya usaha-usaha kecil itu juga investor, jangan keliru. Investor yang sedang juga layani dengan baik, investor yang gede juga layani dengan baik. Investor yang kecil usaha-usaha kecil itu layani dengan baik. Izin berikan semua, gratis, antarkan ke rumah. Itu pelayanan. Yang kecil-kecil layani. Seperti itu," tegas Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini