Terungkap! Ini Penyebab Alasan Harga Minyak Goreng Masih Mahal

Athika Rahma, Jurnalis · Rabu 24 November 2021 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 320 2506730 terungkap-ini-penyebab-alasan-harga-minyak-goreng-masih-mahal-J0nzc42TYq.png Minyak Goreng Naik (Foto: MPI)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkap bahwa alasan harga minyak goreng masih mahal. Di mana saat ini harga minyak curah menembus Rp17.000 per liter.

Menurut Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan, hal ini disebabkan oleh kenaikan harga crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit di seluruh dunia.

Kemudian kata dia, terjadi penurunan pasokan bahan baku minyak nabati karena adanya penurunan produksi CPO. Karena itulah, harganya bisa meroket tajam.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Mulai Turun, Kini Dijual Rp18.963/Kg

"Terjadi penurunan produksi CPO dari Malaysia 8%. Kemungkinan produksi CPO di Indonesia akan turun dari target 49 juta ton mungkin hanya akan hasilkan 47 juta ton," ujar Oke dalam webinar INDEF, Rabu (24/11/2021).

Selain itu, produksi CPO dari Kanada sebagai pemasok minyak nabati untuk canola oil turun 6 persen. Belum lagi, ada krisis energi di beberapa negara seperti Cina, India dan negara-negara di Eropa.

Baca Juga: Curhat Pedagang: Harga Mahal, Kini Minyak Goreng Langka!

Oke menyebut selain faktor eksternal, terdapat faktor internal yang menyebabkan kenaikan harga minyak goreng ini. Produsen minyak goreng di Indonesia kebanyakan belum terafiliasi dengan kebun sawit penghasil CPO, sehingga produsen minyak goreng tergantung pada harga CPO global.

Lanjutnya, Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng dipatok di angka Rp 11.000. Saat penyusunan HET tersebut, harga CPO masih berkisar antara USD 500-600 per metrik ton.

"Saat ini posisinya sudah di 1.365 USD per metrik ton dan itu langsung berpengaruh, karena entitas produsen minyak goreng ada 435 dan didominasi oleh ketergantungan dari CPO, karena tidak semua produsen terafiliasi dengan kebun sawitnya," jelas Oke.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini