Presiden Jokowi: Ada Bendungan Karolle, Petani Bisa Tanam Padi 2 Kali

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 24 November 2021 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 24 470 2506525 presiden-jokowi-ada-bendungan-karolle-petani-bisa-tanam-padi-2-kali-QsQBFv5MZT.jpg Presiden Jokowi meresmikan Bendungan Kallaroe (Foto: Kementerian PUPR)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti bendungan oleh Presiden Jokowi, setelah pemutaran roda pintu air tanda dimulainya pengairan irigasi ke lahan pertanian sekaligus pengurangan volume bendungan untuk tampungan banjir sebagai antisipasi La Nina.

Baca Juga: Menteri Basuki: Kualitas Konstruksi Bendungan Meninting Harus Lebih Baik

Presiden Jokowi mengatakan dengan dibangunnya Bendungan Karalloe diharapkan dapat menjaga kontinuitas ketersediaan air untuk pertanian di Kabupaten Jeneponto sehingga petani dapat terus meningkatkan produksinya. Bendungan yang berada di Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Gowa ini dapat mengairi 7.000 hektare lahan pertanian di Kabupaten Jeneponto.

"Irigasi bendungan ini memang luas sekali. Dengan adanya Bendungan Karalloe, petani yang sebelumnya hanya tanam padi dan palawija sekali, nantinya bisa tanam padi 2 kali dan palawija," kata Presiden Jokowi dalam sambutan Peresmian Bendungan Karalloe, Selasa (23/11/2021).

Baca Juga: Miris! 7 Bendungan di Sumut Mangkrak sejak 2004, Tak Ada yang Jadi

Menteri Basuki menambahkan Bendungan Karalloe ini selain berfungsi untuk irigasi dan pengendali banjir, juga berpotensi memberikan suplai air baku sebanyak 440 liter/detik, pembangkit listrik mikrohidro 4,5 MW, dan mereduksi banjir 549 hektare menjadi 279 hektare atau sebesar 49% di Kabupaten Jeneponto dan Gowa.

Pembangunan konstruksi bendungan dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. Nindya Karya (Persero) dengan anggaran APBN senilai Rp1,27 triliun.

"Bendungan ini dibangun sejak 2013. Setelah selesai proses pembebasan lahan, pada 2017 konstruksinya dapat dimulai dan sekarang Alhamdullilah bisa selesai," pungkas Menteri Basuki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini