Pendapatan Naik, Telkom Cetak Laba Bersih Rp18 Triliun di Kuartal III-2021

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 278 2507300 pendapatan-naik-telkom-cetak-laba-bersih-rp18-triliun-di-kuartal-iii-2021-DGwZmZ2dyk.jpg Laba Telkom (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Performance PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berhasil membukukan kinerja positif. Di mana di kuartal tiga tahun 2021, emiten operator telekomunikasi ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp106,04 triliun naik 6,1% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp99,94 triliun.

Beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi juga turut meningkat menjadi Rp26,97 triliun dari Rp25,09 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan tidak audit yang dipublikasi di Jakarta.

Adapun, beban penyusutan dan amortisasi juga meningkat menjadi Rp22,18 triliun dari Rp21,03 triliun. Sementara, beban karyawan juga meningkat menjadi Rp11,01 triliun dari Rp10,4 triliun. Beban pemasaran meningkat tipis menjadi Rp2,37 triliun.

Beban lainnya seperti beban interkoneksi, beban umum dan administrasi turun menjadi masing-masing Rp3,71 triliun, Rp4,03 triliun.

Baca Juga: IPO Bidik Rp437,6 Miliar, Dharma Polimetal Pede Penjualan Naik 20% di 2022

Dengan begitu, perseroan mencatatkan pertumbuhan laba usaha menjadi Rp36,3 triliun per kuartal III/2021 dari Rp33,01 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Kemudian laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp18,87 triliun per 9 bulan 2021 tumbuh 13,14% dibandingkan dengan Rp16,67 triliun pada 9 bulan tahun lalu.

Adapun, jumlah aset TLKM tercatatat sebesar Rp246,5 triliun per kuartal III/2021 turun tipis dibandingkan dengan Rp246,94 triliun per akhir tahun lalu. Perinciannya, jumlah aset lancar turun menjadi Rp40,86 triliun dari Rp46,5 triliun, sedangkan jumlah aset tidak lancar naik menjadi Rp204,63 triliun dari Rp200,44 triliun.

Baca Juga: Siap-Siap! 29 Perusahaan 'Serbu' BEI Cari Dana Segar di Pasar Modal

Di sisi lain, jumlah liabilitas TLKM tercatat Rp127,68 triliun per 9 bulan 2021 naik tipis dibandingkan dengan Rp126,05 triliun per 31 Desember 2021.

Rinciannya, jumlah liabilitas jangka pendek turun menjadi Rp68,36 triliun dari Rp69,09 triliun, sedangkan liabilitas jangka panjang naik menjadi Rp59,32 triliun dari Rp56,96 triliun. Jumlah ekuitas perseroan tercatat turun menjadi Rp118,81 triliun pada kuartal III/2021 dari Rp120,88 triliun per akhir tahun lalu.

Posisi kas dan setara kas per 9 bulan 2021 sebesar Rp17,49 triliun naik tipis dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp17,42 triliun.

Sebelumnya, perseroan mengaku optimis pertumbuhan bisnis di semester pertama tahun ini akan berlanjut di kuartal tiga.

Selain itu, harga saham Telkom mengalami peningkatan, di mana di dalamnya termasuk investor asing yang di akhir pekan kemarin melakukan transaksi pembelian dengan total lebih dari Rp780 miliar.

Kata Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah, pencapaian ini tidak lepas dari minat investor terhadap Telkom yang cukup besar dikarenakan kinerjanya yang memuaskan sepanjang tahun 2021 serta penawaran saham perdana (Initial Public Offering) Mitratel, anak usaha Telkom yang mendapatkan minat sangat besar dari para investor.

“Keberhasilan implementasi IPO Mitratel memberikan semangat bagi Telkom untuk terus berkomitmen melakukan transformasi perusahaan, di mana salah satu milestone berikutnya adalah unlock value bisnis data center TelkomGroup. Seluruh upaya ini dilakukan untuk memperkuat peran TelkomGroup dalam pengembangan ekosistem digital,”ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini