Sri Mulyani ke Obligor BLBI: Kezaliman Tak Membayar Utang

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 25 November 2021 12:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 25 320 2507206 sri-mulyani-ke-obligor-blbi-kezaliman-tak-membayar-utang-xFgvbJu2v3.jpg Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak menyerah menagih utang para debitur dan obligor BLBI. Sri Mulyani menegaskan, bagi yang tidak membayar utang BLBI suatu kezaliman.

"Kezaliman tidak membayar utang, artinya mengambil hak/harta dari manusia atau warga negara Indonesia lainnya. Ini salah satu pesan, bahwa kami secara teguh menjalankan tugas ini dan semoga kita semuanya diberikan jalan yang selurus-lurusnya oleh Sang Pencipta. Saya titip kepada yang sudah mendapatkan aset, agar aset tersebut dimanfaatkan secara maksimal," kata Sri Mulyani dalam Seremoni Serah Terima Aset Eks BLBI secara virtual di Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga: Tak Beritikad Baik, Sri Mulyani Kesal Obligor BLBI yang Mangkir dari Panggilan

Sri Mulyani mengatakan, pihaknya akan terus bekerjasama dengan Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya sehingga para debitur dan obligor BLBI, baik yang berada di dalam Indonesia maupun di luar Indonesia tidak menghalangi pemerintah untuk mendapatkan hak tagihnya.

"Kami juga akan mendorong Satgas BLBI untuk berkomunikasi dengan para debitur dan obligor sehingga sesuai dengan linimasa/timeline yang sudah ditetapkan, kita akan terus mendapatkan kembali haknya secara efektif," katanya.

Dia menyebutkan bahwa pihaknya juga akan melakukan upaya pengembalian hak tagih, baik bersama-sama instansi eksekutif maupun yudikatif. Dia berharap aset-aset itu tidak hanya sekadar kembali ke negara, tapi pada akhirnya bisa dimanfaatkan secara produktif.

"Pak Menkopolhukam, leadershipnya luar biasa, terutama semangat sehingga semua K/L melakukan sinergi kolaborasi dan kerjasama, terima kasih pak Mahfud," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini