Menteri ESDM Sebut Sulawesi Utara Bakal Disetrum Listrik EBT

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Jum'at 26 November 2021 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 320 2507768 menteri-esdm-sebut-sulawesi-utara-bakal-disetrum-listrik-ebt-Sehp36ZYCG.jpg Listrik di Sulawesi akan dipasok dari EBT (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA - Kebutuhan listrik di Sulawesi Utara akan dipasok oleh pembangkit listrik yang bersumber dari energi baru terbarukan (EBT). Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, EBT dipastikan lebih bersih dan ramah lingkungan ke depannya.

"Setelah mendapat penjelasan dari Direksi PLN, dapat disimpulkan bahwa pasokan listrik untuk masyarakat, khususnya masyarakat Sulawesi Utara, sangat aman karena reserve margin yang tersedia sangat mencukupi yakni mencapai 41,79%," ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (26/11/2021).

Baca Juga: Indonesia 100% Terang, Tak Ada Wilayah Gelap Gulita

Menurut dia, sumber-sumber energi terbarukan banyak tersedia di Sulawesi Utara untuk memenuhi peningkatan kebutuhan pasokan listrik masyarakat.

Peningkatan kapasitas listrik berbasis EBT tersebut menurut Arifin sudah sesuai dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 yang mengutamakan meningkatkan kapasitas listrik dengan energi baru terbarukan.

Sebagai informasi, di dalam RUPTL PLN 2021-2030 wilayah Sulawesi akan dikembangkan pembangkit sebesar 783,09 MW. Tambahan pembangkit tersebut sebagian besar merupakan pembangkit EBT sebesar 397,09 MW (51%), sisanya pembangkit fosil sebesar 386 MW (49%). Untuk sistem isolated Talaud, PLTU Talaud 2x3 MW direncanakan akan dioperasikan dengan biomassa pada tahun 2022.

Dalam kesempatan ini, Arifin juga menyinggung mengenai kesiapan pasokan listrik pada liburan Natal dan Tahun baru mendatang. Menurutnya, jika melihat kapasitas terpasang dan reserve margin yang tersedia, maka dapat dipastikan pasokan listrik pada libur Hari Natal dan Tahun Baru akan tercukupi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini