Share

Ekonomi RI 2022 Diprediksi Tumbuh 5%, Ketua Kadin: Kita Optimis Dulu

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Sabtu 27 November 2021 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 27 320 2508209 ekonomi-ri-2022-diprediksi-tumbuh-5-ketua-kadin-kita-optimis-dulu-3cjBUgHxYZ.jpg Pertumbuhan ekonomi 2022 diproyeksi 5% (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Penanganan covid-19 menjadi salah satu syarat ekonomi Indonesia bangkit. Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan cepat bertumbuh jika persoalan covid-19 bisa tertangani dengan baik.

Arsjad memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun 2022 bisa tumbuh menyentuh angka 5%. Mengingat pada kuartal II tahun ini ekonomi bisa tumbuh 7% ketika landainya kasus covid-19.

Baca Juga: Keyakinan Sri Mulyani Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5% pada Kuartal IV-2021

"Intinya, kita harus optimis dulu. Bicara ekonomi, pada pertengahan tahun di kuartal II tumbuh 7,07% secara YoY (year on year),di kuartal 3 tumbuh 3,5%. Menurut proyeksi pemerintah, di kuartal IV bisa di kisaran angka 4,5-5%. Lalu tahun depan 5%," ujar Arsjad Rasjid dalam Konferensi persnya, Jumat 26/11/2021).

Arsjad berharap pemerintah bisa menahan laju penyebaran covid-19 untuk mewujudkan optimisme tersebut supaya pertumbuhan ekonomi tahun depan bisa tumbuh 5%.

Baca Juga: Gubernur BI Pede Ekonomi Tumbuh 5,5% pada 2022

"Kita harapkan, Insya Allah tidak ada lagi varian-varian lain. Protokol kesehatan tetap dilaksanakan, dan vaksinasi terus berjalan secara jelas. Insya Allah kita bisa lebih dari 5%," sambungnya.

Optimisme itu tertanam lantaran kegiatan ekonomi jelang akhir tahun ini kian meningkat. Seperti nilai ekspor per Oktober 2021 yang kembali mengukir catatan tertinggi sepanjang sejarah, sebesar USD 22,03 miliar.

"Ekspor dalam sejarah jelang akhir tahun ini mungkin memecahkan rekor tertinggi yang pernah ada dalam sejarah Indonesia. Adanya dampak peperangan dagang antara Amerika Serikat vs China ini baik untuk Indonesia. Peluang ekspor kita bisa lebih berkembang," kata Arsjad.

"Tahun depan mungkin akan membaik, kita terus dorong agar lebih baik. Untuk investasi juga optimisme cukup tinggi. Saya juga melihat akan banyak aliran investasi ke Indonesia," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini