Soal Varian Covid-19 Omicron, Menko Luhut: Tidak Perlu Panik

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Senin 29 November 2021 07:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 320 2508826 soal-varian-covid-19-omicron-menko-luhut-tidak-perlu-panik-6RDLZ8VPZC.jpg Menko Luhut minta masyarakat tak panik dengan varian omicron (Foto: Okezone)

JAKARTA — Pemerintah melakukan sejumlah antisipasi untuk mencegah masuknya virus varian baru Covid-19 yaitu Omicron. Hal itu ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Menko Lujut memegaskan kepada Masyarakat untuk tidak panik dalam menyikapi varian Omicron ini dikarenakan kasus Covid-19 pasalnya masih terkendali.

Baca Juga: Menko Luhut: Muncul Kekhawatiran Varian Omicron Kurangi Efektivitas Vaksin Covid-19

“Saya ingin mengingatkan, bahwa masyarakat tidak perlu panik dalam menyikapi varian omicron ini. Pemerintah telah mengambil langkah-langkah pengetatan kedatangan dari luar negeri dan akan meningkatkan aktivitas genome sequencing untuk mendeteksi varian omicron ini,” kata Menko Luhut dalam konferensi Virtual, Minggu (28/11/2021).

Baca Juga: Luhut Gerak Cepat Antisipasi Varian Omicron, WNI dari 11 Negara Ini Wajib Karantina 14 Hari

Selain itu, peningkatan protokol kesehatan dan kepatuhan terhadap penggunaan Peduli Lindungi juga akan terus ditingkatkan, dan upaya ini membutuhkan kerjasama yang erat dari masyarakat.

“Selain disiplin protokol kesehatan, Pemerintah juga terus mendorong percepatan vaksinasi terutama untuk Lansia. Mengingat mereka adalah salah satu kelompok yang paling rentan terdampak Covid-19,” ujarnya.

Selain pengetatan kedatangan dari luar negeri, Pemerintah akan terus mendorong disiplin protokol kesehatan dan penggunaan Peduli Lindungi terhadap berbagai relaksasi aktivitas masyarakat yang sudah dibuka oleh Pemerintah.

“Disiplin protokol kesehatan ini yang akhir- akhir ini mengalami penurunan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia masih terkendali, bahkan pada hari ini kita hanya mencatatkan 275 kasus baru dan hanya 1 kasus fatality," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini