PNS Mau Digantikan Robot, 2 Jabatan Ini Sudah Tamat

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Senin 29 November 2021 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 320 2508923 pns-mau-digantikan-robot-2-jabatan-ini-sudah-tamat-aZpV4PBcpg.jpg PNS Bakal Digantikan Robot (Foto: Setkab)

JAKARTA - Pegawai Negeri Sipil (PNS) bakal digantikan oleh robot kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Bahkan, kini telah ada beberapa posisi PNS yang dihilangkan.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama mengungkap, kini ada dua jabatan yang sudah tidak berlaku di dalam PNS. Menurut dia, hal ini sejalan dengan pelaksanaan reformasi birokrasi.

"Saat ini, dengan pelaksanaan reformasi birokrasi, jabatan eselon 4 dan 3 sudah dihapuskan, diganti dengan pejabat fungsional," kata Satya kepada Okezone di Jakarta, Senin (29/11/2021).

Baca Juga: PNS Bakal Digantikan Robot, Ini Penjelasan Lengkap BKN

Satya berharap, adanya pengurangan formasi ini bisa membuat PNS bekerja dengan lebih efektif sesuai tugas dan fungsinya.

"Formasi ini diharapkan dapat membuat PNS bekerja lebih efektif dan efisien dalam melaksanakan pelayanan, serta tugas dan fungsinya," katanya.

Sekadar informasi, Badan Kepegawaian Negara (BKN) merilis data statistik PNS di Indonesia per 31 Desember 2018. Berdasarkan data tersebut disebutkan jumlah PNS per 31 Desember 2018 adalah 4.185.503 pegawai.

Dari jumlah pegawai tersebut 939.236 PNS bertugas di Instansi Pusat (22,44%). Sedangkan sisanya alias 3.246.267 pegawai bertugas di Instansi Daerah (77,56%).

Pada 2019, Presiden Jokowi sempat mengungkap rencana pemerintah untuk mengubah pelayanan publik yang dilakukan PNS diambil alih oleh kecerdasan buatan (AI).

Dia memerintahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) untuk menggantikan jabatan-jabatan PNS dengan robot.

"Kalau diganti artificial intelligence, birokrasi kita lebih cepat. Saya yakin itu," tuturnya dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia 2019 di Jakarta Selatan pada 28 November 2019.

Dipangkasnya pejabat eselon III dan IV ini bermula dari diungkapnya rencana Presiden Joko Widodo untuk mengubah kerja PNS menjadi AI pada 2019 silam.

"Maaf kalau di sini ada eselon III dan IV, kita akan pangkas mulai tahun depan agar terjadi kecepatan dalam setiap memutuskan perubahan dunia yang begitu cepat, pelan-pelan saja," kata Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini