Kisah Sukses Raja Lipstik dari China, Punya Kekayaan Rp71 Miliar

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Senin 29 November 2021 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 455 2508962 kisah-sukses-raja-lipstik-dari-china-punya-kekayaan-rp71-miliar-UwikhOi77E.jpg Kisah Sukses Raja Lipstik dari China. (Foto: Okezone.com/China Morning Post)

JAKARTA – Kisah sukses raja lipstik dari China adalah Li Jiaqi. Dijuluki sebagai Raja Lipstik karena termasuk influencer produk kecantikan terbaik di negaranya.

Kemampuannya mengulas suatu produk kecantikan tidak diragukan lagi. Seperti yang dilansir dari South China Morning Post, Senin (29/11/2021). melalui layanan siaran langsung Taobao dia pernah menjual 15.000 lipstik hanya dalam lima menit.

Baca Juga: Contoh Proposal Bisnis, Simak di Sini

Tercatat dalam siaran langsungnya dia juga pernah mengulas dan mencoba 380 lipstik yang berbeda selama tujuh jam.

Pada festival belanja 11.11 yang diadakan oleh perusahaan Alibaba beberapa waktu yang lalu. Li yang diundang sebagai penyiar untuk mempromosikan produk.

Baca Juga: 7 Seleb TikTok dengan Bayaran Tertinggi, Sekali Posting Dibayar Rp2,3 Miliar

Di acara tahunan itu dia telah menarik 39 juta penonton dan menghasilkan penjualan sebesar USD145 juta atau senilai Rp2,05 triliun.

Bukan hanya perusahaan produk rumah tangga dan makanan Jinzi Ham juga pernah meminta Li untuk mempromosikan produknya. Alhasil dalam lima menit penjualan melonjak 100.000 dan menghasilkan lebih dari USD100 juta atau setara Rp1,4 triliun.

Li Jiaqi atau dikenal dengan Austin Li mulai mendapatkan popularitasnya pada tahun 2017. Hingga sekarang Li memiliki hampir 40 juta penggemar di Douyin, atau aplikasi TikTok versi China.

“Raja Lipstik” itu memegang rekor Guiness untuk mengaplikasikan lipstick pada model terbanyak dalam 30 detik.

Influencer yang berusia 27 tahun tersebut juga masuk dalam daftar Hurun China Under 30s di 2019 dan memiliki total kekayaan sekitar USD1 juta sampai USD5 juta (Rp14,2 miliar – Rp71 miliar).

Sebelum dikenal, Li hanya seorang asisten toko produk kecantikan di Nanchang, kota kecil di China.

Dia juga pernah melakukan siaran langsung untuk amal dan menymbangkan untuk membantu epidemi virus corona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini