Batas Pencairan BLT Subsidi Gaji 15 Hari Lagi, Jangan Lupa Ya!

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Selasa 30 November 2021 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 30 320 2509716 batas-pencairan-blt-subsidi-gaji-15-hari-lagi-jangan-lupa-ya-7X16WMmcFm.jpg Batas Pencairan BLT Subsidi Gaji (Foto: Okezone)

JAKARTA - Batas pencairan BLT subsidi gaji 15 hari lagi hingga 15 Desember 2021. Para pekerja diminta segera mengaktivasi rekening Bank Himbara untuk mencairkan BLT subsidi gaji Rp1 juta.

“Dana BSU bisa digunakan jika rekening baru tersebut sudah diaktivasi. Dan jangan lupa, aktivasi rekening baru tersebut paling lambat 15 Desember 2021. Kalau sampai lewat tanggal tersebut rekening baru belum diaktivasi, maka dana BSU akan dikembalikan ke kas negara,” kata Kementerian Ketenagakerjaan dalam akun Instagram @kemnaker, Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: Pekerja Kantongi BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta, Ini Jadwal Pencairannya

Kementerian Ketenagakerjaan terus mempercepat penyaluran BLT subsidi gaji kepada pekerja/buruh tahun 2021. Hingga saat ini, BLT subsidi gaji telah tersalurkan kepada 7.163.043 penerima.

Untuk mengetahui status penyaluran BSU, masyarakat dapat mengunjungi bsu.kemnaker.go.id. Kemudian, buat akun pada situs. Selanjutnya, kunjungi menu profile atau melalui profile.kemnaker.go.id untuk melihat notifikasi penyaluran BSU.

"Kami berharap penyaluran BSU tahun 2021 dapat berjalan lancar dan benar-benar membantu pekerja/buruh yang terdampak COVID-19," ujarnya.

Sekadar informasi, BSU disalurkan melalui Bank Himbara (Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BTN). Untuk calon penerima BSU yang belum memiliki rekening pada Bank Himbara, akan dilakukan pembukaan rekening secara kolektif.

Untuk itu, para pemberi kerja (perusahaan) dan tenaga kerja diharapkan segera menyampaikan kelengkapan data yang dibutuhkan dalam proses pembukaan rekening kolektif tersebut.

Kelengkapan data tersebut disampaikan HRD perusahaan melalui menu Pelaporan Data Perusahaan di website resmi BPJamsostek (www.bpjsketenagakerjaan.go.id) atau berkoordinasi dengan Kantor Cabang BPJamsostek setempat.

Adapun data mandatory yang dibutuhkan sebagai berikut :

1. Nomor Induk Kependudukan (NIK)

2. Nama Lengkap

3. Tanggal Lahir

4. Alamat Pemberi Kerja

5. Nama Ibu Kandung

6. Nomor Telepon Selular

7. Alamat Email

Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan, pemerintah telah bekerja sama dengan bank Himbara akan membuatkan rekening baru bank himbara. Oleh sebab itu, BSU yang diterima akan ditransfer langsung ke rekening yang telah dibuatkan.

“Pemerintah bekerja sama dengan bank Himbara BNI, BTN, BRI, dan Mandiri akan membuat rekening baru bank Himbara. Jadi, BSU mu akan ditransfer langsung ke rekening baru yang dibuatkan itu,” ujar Kementerian Ketenagakerjaan.

Selain itu, Burekol juga berlaku untuk penerima BSU yang sudah memiliki rekening Bank Himbara. Akan tetapi, hanya bagi pemilik yang mempunyai permasalahan terkait proses transfer BSU.

“Burekol ini juga dilakukan bagi penerima BSU yang sudah memiliki rekening bank Himbara. Namun bermasalah pada saat bank ingin mentransfer BSU ke rekeningmu. Seperti rekening pasif, rekening tidak valid, rekening sudah tutup, atau rekening yang sudah dibekukan,” jelas Kementerian Ketenagakerjaan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini