Presidensi G20, Presiden Jokowi: Kesempatan Indonesia Pulihkan Ekonomi Dunia

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 01 Desember 2021 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 320 2510490 presidensi-g20-presiden-jokowi-kesempatan-indonesia-pulihkan-ekonomi-dunia-fAhtWhF5Eh.jpeg Presiden Jokowi tak ingin Presidensi Indonesia di G20 hanya sekedar seremonial (Foto: Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan presidensi Indonesia di G20 menjadi sebuah kepercayaan dan kehormatan bagi Indonesia. Kepercayaan ini adalah kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi dunia.

“Untuk membangun tata kelola dunia yang lebih sehat, adil dan berkelanjutan berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Untuk itu pada Presidensi G20 Indonesia mengusung tema recover together recover stronger,” katanya dalam acara G20 Indonesia Presidency 2022 Opening Ceremony, Rabu (1/12/2021).

Baca Juga: Presidensi Indonesia G20 Akan Fokus pada 3 Topik Utama

Jokowi menegaskan bahwa tidak ingin presidensi Indonesia hanya sebatas seremonial belaka. DIa mengungkapkan ada tiga fokus Indonesia sebagai presidensi G20.

Di antaranya penanganan kesehatan inklusif, transformasi berbasis digital dan transisi menuju energi berkelanjutan.

Baca Juga: Sri Mulyani Angkat 6 Isu Keuangan dalam Presidensi G20 trahun 2022

“Saya ingin Presidensi Indonesia di G20 tidak sebatas seremonial belaka. Indonesia mendorong negara-negara G20 untuk melakukan aksi-aksi nyata. Indonesia akan terus mendorong negara-negara G20 menghasilkan terobosan-terobosan besar. Indonesia akan terus mendorong negara-negara G20 membangun kolaborasi dan menggalang kekuatan untuk memastikan masyarakat dunia dapat merasakan dampak positif dari kerjasama ini,” tegasnya.

Jokowi juga mengungkapkan presidensi Indonesia di G20 akan digunakan untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingan negara-negara berkembang. Di mana Indonesia akan berusaha membangun tata kelola yang lebih Adil.

“Indonesia berupaya memperkuat solidaritas dunia mengatasi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Menggalang komitmen negara maju, membantu negara berkembang, negara kaya membantu negara miskin,” ujarnya.

Baginya kebersamaan adalah jawaban atas masa depan. Dengan semangat solidaritas Indonesia berupaya keras untuk menghasilkan inisiatif-inisiatif konkrit.

“Untuk mendorong pemulihan situasi global agar segera pulih dan menjadi kuat. Recover together, recover stronger,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini