Kerjaan Baru Jack Dorsey Usai Mundur dari CEO Twitter, Ganti Nama Square Jadi Block

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 455 2510713 kerjaan-baru-jack-dorsey-usai-mundur-dari-ceo-twitter-ganti-nama-square-jadi-block-es53ZwzmY3.jpeg Jack Dorsey Mundur dari CEO Twitter (Foto: Thewrap)

JAKARTA - Fintech besutan Jack Dorsey, Square ganti nama menjadi Block. Hal ini dilakukan, karena Block berfokus pada teknologi seperti blockchain dan berkembang di luar bisnis asli sebagai kartu kredit reader.

Pergantian nama ini efektif pada 10 Desember 2021 mengakui pertumbuhan perusahaan dan menciptakan ruang untuk pertumbuhan lebih lanjut. Block masih akan diperdagangkan di bawah ticker SQ di New York Stock Exchange.

“Kami membangun merek Square untuk bisnis penjual kami, di situlah tempatnya,” kata Dorsey, salah satu pendiri dan CEO, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari CNBC, Kamis (2/12/2021).

“Block memang nama baru, tapi tujuan pemberdayaan ekonomi kita tetap sama. Tidak peduli bagaimana kami tumbuh atau berubah, kami akan terus membangun alat untuk membantu meningkatkan akses ke ekonomi,” tambah dia.

Baca Juga: Mundur dari CEO Twitter, Jack Dorsey Punya Kekayaan Rp168,7 Triliun

Diketahui, Dorsey mendirikan Square pada tahun 2009 dengan fokus pada pembayaran langsung dan kartu kredit reader yang memungkinkan orang menerima pembayaran kartu kredit di smartphone.

Square yang berbasis di San Francisco menjadi aplikasi perbankan digital peer-to-peer dan pinjaman usaha kecil, menerima piagam bank dan mulai menawarkan crypto dan perdagangan saham. Perusahaan telah mengakuisisi penyedia paylater, Afterpay dan layanan streaming musik Jay-Z, Tidal. Ini juga menggandakan bitcoin dengan bisnis yang berfokus pada crypto yang disebut TBD.

Nama Block memiliki banyak arti terkait untuk perusahaan,blok bangunan, blok lingkungan dan bisnis lokal mereka, komunitas yang berkumpul di pesta blok yang penuh dengan musik, blockchain, bagian kode, dan hambatan untuk diatasi,” kata Block dalam sebuah penyataan.

Sementara itu, Dorsey mengundurkan diri dari CEO Twitter pada Senin waktu setempat setelah menjalankan Twitter dan Square sejak 2015.

Dia yakin Twitter siap berkembang tanpa pendirinya dan dia sekarang akan memiliki lebih banyak waktu untuk mendedikasikan diri pada portofolio Square yang terus berkembang. Namun, Dorsey juga diharapkan untuk fokus pada ketertarikannya dengan cryptocurrency.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini