Heboh, Sebidang Tanah Digital Laku Terjual Rp42 miliar

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Kamis 02 Desember 2021 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 470 2510730 heboh-sebidang-tanah-digital-laku-terjual-rp42-miliar-3B2wOFJy74.jpg Heboh, Sebidang Tanah Digital Laku Terjual (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Sebidang tanah digital laku terjual hingga Rp42,6 miliar. Bagaimana kisahnya?

Jual beli tanah dapat terjadi di dunia virtual. Tak cuma pembeliannya, tetapi tanahnya juga terletak secara digital dan bukan berbentuk fisik.

Meski tanah virtual, harganya tak kalah saing dengan tanah asli. Bahkan, tanah ini bisa laku seharga Rp42,6 miliar.

Mengutip berbagai sumber, Jakarta, Kamis (2/12/2021), pembelian unik ini dilakukan oleh perusahaan asal Kanada, Token.com yang membeli 116 petak tanah di pusat kawasan fesyen di Decentraland, dunia virtual yang berbasis jaringan Ethereum.

Baca Juga: Crazy Rich Tanjung Priok Ahmad Sahroni Berharta Rp227 Miliar, Punya 14 Bidang Tanah Bernilai Fantastis

Token.com sebelumnya mengumumkan melalui keterangan tertulis, bahwa tanah digital telah dibeli melalui anak perusahaannya, Metaverse Group, seharga 618 ribu MANA (mata uang digital yang eksis di Decentraland).

Jika dirupiahkan, tak elak angka itu bisa tembus Rp42,6 miliar. Tanah yang dibeli Metaverse sendiri luasnya mencapai 565,7 meter persegi. Pasalnya, setiap bidang tanah Decentraland yang dibeli itu setara dengan 4,8 meter persegi.

Tujuan pembelian tanah digital ini juga tidak sepele, Token.com berencana menggelar acara fesyen di atasnya. Akuisisi tanah digital terbesar di Decentraland ini bakal dimanfaatkan untuk peragaan dan perdagangan busana secara digital.

Ke depannya, Metaverse berencana untuk menjalin kerja sama dengan berbagai merk fesyen yang berminat memperluas layanan dan menjangkau audiens baru dalam dunia virtual.

Saat ini, terdapat beberapa merk fesyen ternama yang tersedia dalam dunia metaverse, yaitu Burberry dan Louis Vuitton. Keduanya juga telah menciptakan gim berbasis NFT demi mempromosikan merek mereka.

Head of Content di Decentraland Foundation, Sam Hamilton menyebut, pertumbuhan fesyen di Metaverse akan cukup besar setelah pertumbuhan sektor lainnya.

"Jadi, sudah waktunya Metaverse Group membuat komitmen yang sangat menentukan dengan pembelian tanah di pusat kawasan mode Decentraland ini," lanjut Hamilton.

Sebelumnya, metaverse telah memiliki portofolio real estat. Andrew Kiguel sebagai CEO Token.com pun menyebut bahwa tanah digital seluas 116 petak ini akan melengkapi portofolio tersebut.

Menurut Token.com, Metaverse Group akan terus memgembangkan Fashion Street dan mengadakan berbagai peluang untuk brand fesyen yang akan menampilkan merchandise digital.

"Kami senang anak perusahaan kami (Meteverse Group) berhasil menyelesaikan transaksi real estat digital yang penting ini,” kata Kiguel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini