103 Pinjol Ilegal Ditutup, Masyarakat Harus Hati-Hati

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 03 Desember 2021 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 320 2511376 103-pinjol-ilegal-ditutup-masyarakat-harus-hati-hati-oDrahqSPuR.jpg OJK tutup investasi bodong dan pinjol ilegal (Foto: Okezone)

JAKARTA - 103 entitas pinjaman online (pinjol) ilegal diblokir Satgas Waspada Investasi. Ratusan pinjol ilegal ini biasa beredar melalui aplikasi di HP dan di website yang bisa merugikan masyarakat.

“Mendukung upaya proses penegakan hukum yang dilakukan Kepolisian, kami terus melakukan pencegahan melalui patrol siber dan menutup entitas pinjol ilegal yang kembali kami temukan,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam di Jakarta, Jumat (3/12/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Risih Cara Tagih Pinjol Ilegal Kasar dan Melecehkan!

Menurut Tongam, pemberantasan pinjol ilegal memerlukan kerjasama dari seluruh pihak, terutama masyarakat agar jangan mengakses pinjol ilegal yang bisa merugikan.

"Masyarakat yang membutuhkan dana untuk keperluan produktif diminta meminjam pada fintech lending yang terdaftar dan berizin di OJK," katanya.

Baca Juga: Sri Mulyani: Warga Miskin dan Wanita Paling Rentan Kena Pinjol Ilegal

SWI terus berupaya memberantas kegiatan pinjol ilegal dengan meningkatkan literasi masyarakat dengan menyebarkan konten-konten edukasi terhadap bahaya pinjol ilegal. Saat ini, beberapa media ruang di wilayah DKI Jakarta telah menayangkan iklan layanan masyarakat mengenai waspada pinjol ilegal.

Sejak tahun 2018 s.d. November 2021 ini, Satgas sudah menutup sebanyak 3.734 pinjol ilegal. SWI mendorong penegakan hukum kepada para pelaku pinjaman online ilegal ini dengan terus menerus melakukan pemblokiran situs dan aplikasi agar masyarakat tidak ada yang mengakses.

Informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang dapat diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id.

Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

Untuk informasi mengenai aset kripto bisa dilihat di website https://www.bappebti.go.id/. Sedangkan pengaduannya bisa mengakses ke https://pengaduan.bappebti.go.id.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini