Langkah Menko Luhut hingga Sri Mulyani Hadapi Varian Omicron, Cek 4 Faktanya

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Sabtu 04 Desember 2021 07:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 320 2511428 langkah-menko-luhut-hingga-sri-mulyani-hadapi-varian-omicron-cek-4-faktanya-EEuF1iZYnG.jpg Varian Omicron (Foto: Antara)

JAKARTA - Mutasi baru virus Covid-19 varian Omicron menjadi sorotan dunia. Para menteri di bidang ekonomi seperti Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani siaga satu menghadapi varian Omicron

Saat ini, virus tersebut telah terdeteksi di beberapa negara, seperti Afrika Selatan, Botswana, Jerman, Belgia, Inggris, Israel, Australia, dan Hong Kong. Berbagai langkah antisipasi pun diinisiasi oleh pemerintah.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Penularan Omicron 5 Kali Lebih Cepat dari Varian Delta, Hati-Hati!

Berikut 4 fakta langkah Menko Luhut hingga Menkeu Sri Mulyani menghadapi varian Omicron seperti dirangkum Okezone pada Sabtu (4/12/2021).

 

1. Pejabat Negara Tak Boleh Ke Luar Negeri

Luhut menegaskan bahwa pejabat negara dilarang bepergian ke luar negeri untuk saat ini. Pasalnya, varian Omicron telah menyebar di sejumlah negara dan hal ini dinilai perlu sebagai langkah antisipasi.

Larangan tersebut berlaku pada seluruh lapisan jabatan. Luhut menyebut, larangan terkecuali bagi mereka yang melaksanakan tugas penting di luar negeri. Sedangkan untuk masyarakat umum, Luhut hanya mengimbau agar tidak pergi ke luar negeri.

“Bagi masyarakat umum sifatnya masih imbauan. Jadi WNI diimbau agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri dulu. Hal ini untuk mencegah dan menjaga terus terkendalinya pandemi di negara ini,” jelasnya.

2. Mulai Giatkan Vaksin Booster

Saat ini pemerintah akan segera menyiapkan booster vaksin ketiga, khususnya untuk para lansia dan kelompok rentan terinfeksi. Pelaksanaannya pun diprediksi mulai periode Januari 2022 mendatang.

“Untuk pemberian booster akan segera dijadwalkan dan mulai dilaksanakan pada periode Januari tahun depan,” kata Menko Luhut dalam keterangan resmi yang diterima MPI, Jumat (3/12/2021).

Selain sebagai booster, Luhut menyebut vaksin ini juga menjadi salah satu langkah antisipasi pemerintah akan masuknya varian Omicron.

 

3. Sri Mulyani soal Omicron

Dalam segi perekonomian, Menteri Keuangan Sri Mulyani percaya bahwa pemulihan ekonomi akan tetap terjaga hingga akhir tahun 2021 ini. Dirinya pun yakin bahwa varian baru Omicron tidak akan mengganggu pemulihan ekonomi negara.

"Adanya virus Omicron di Afrika Selatan dan sekarang masuk di kawasan Asia harus kita jaga dan saya melihat pemulihan ekonomi akan tumbuh positif hingga akhir tahun nanti," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (30/11/2021).

Sri menekankan, yang terpenting adalah prinsip langkah penanganan yang mengedepankan terpeliharanya kewaspadaan, disiplin penerapan protokol kesehatan, serta kehati-hatian untuk menghadapi ancaman baru varian Omicron.

4. Varian Omicron Dikhawatirkan Kurangi Efektivitas Vaksin

Varian virus Omicron yang belakangan ini muncul menimbulkan kekhawatiran akan menurunnya efektivitas vaksin Covid-19 sebelumnya.

Menurut Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, hal ini terkait dengan banyaknya mutasi virus Covid-19 yang terjadi pada area receptor binding domain, bagian virus yang mengikat sel yang akan diinfeksi.

Bagian inilah yang biasanya dijadikan sasaran antibodi untuk mengenali virus Covid-19.

“Sehingga, ketika terjadi mutasi pada bagian tersebut, muncul kekhawatiran bahwa varian Omicron ini dapat mengurangi efektifitas vaksin yang ada,” kata Luhut di Jakarta, Minggu (28/11/2021).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini