Dilirik Investor, Harga Emas Rebound 1,2%

Antara, Jurnalis · Sabtu 04 Desember 2021 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 04 320 2511712 dilirik-investor-harga-emas-rebound-1-2-9TmGlEXF5u.jpg Harga Emas Naik. (Foto: Okezone.com/freepik)

JAKARTA - Harga emas naik lebih dari 1% pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga minyak naik setelah data pekerjaan bulanan AS jauh dari ekspektasi pasar dan kekhawatiran terhadap varian baru virus corona Omicron serta penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkatkan daya tarik logam safe-haven.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange menguat USD21,2 atau 1,2% menjadi USD1.783,90 per ounce. Di pasar spot, emas naik 0,9% menjadi USD1.785,29.

Baca Juga: Emas Antam Hari Ini Turun Rp3.000, Cek Daftar Harganya

"Emas diuntungkan dari pelarian ke aset aman karena investor khawatir tentang tapering Federal Reserve yang lebih cepat dan situasi Covid karena Delta dan Omicron menimbulkan risiko terhadap prospek pertumbuhan jangka pendek," Analis Pasar Senior OANDA, Edward Moya, dikutip dari Antara, Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga: Harga Emas Anjlok 1,2%, Investor Balik ke Aset Berisiko

"Kinerja emas akhir pekan signifikan karena bertepatan dengan perataan kurva yang mencakup ekspektasi tinggi untuk tapering Fed yang lebih cepat," ujarnya.

Sentimen di pasar keuangan yang lebih luas tetap lemah, karena data pekerjaan AS mengecewakan. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa Amerika Serikat menciptakan 210.000 pekerjaan baru pada November, lebih rendah dari ekspektasi pasar untuk kenaikan 573.000 dan juga lebih rendah dari kenaikan 531.000 pada Oktober.

Dukungan lebih lanjut untuk emas, imbal hasil obligasi 10-tahun AS turun di bawah 1,4% untuk pertama kalinya sejak September, mengurangi peluang kerugian memegang emas tanpa bunga.

Tetapi data ekonomi lainnya yang dirilis pada Jumat (3/12) membebani emas. Indeks PMI sektor jasa AS dari IHS Markit direvisi lebih tinggi menjadi 58,0 pada November dari angka awal 57,0, menunjukkan aktivitas bisnis dan pesanan baru terus meningkat dengan kecepatan yang kuat.

Departemen Perdagangan AS juga melaporkan bahwa pesanan pabrik AS meningkat 1,0% pada Oktober setelah naik dengan revisi naik 0,5% pada September. Pertumbuhan juga lebih tinggi dari 0,5% yang diperkirakan oleh para ekonom.

Namun, emas masih berada di jalur untuk kerugian mingguan ketiga berturut-turut, karena pejabat Fed memberikan nada hawkish pada pengurangan stimulus dan suku bunga.

​​​​​​​Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 16,5 sen atau 0,74% menjadi USD22,481 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun USD6,9 atau 0,74% menjadi USD926,2 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini