Petrosea Garap Proyek Bauksit di Kalbar, Nilainya USD100 Juta

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Senin 06 Desember 2021 12:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 278 2512590 petrosea-garap-proyek-bauksit-di-kalbar-nilainya-usd100-juta-VPZpMELZob.jpeg Petrosea garap proyek bauksit di Kalimantan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Petrosea Tbk (PTRO) menggarap proyek bauksit yang berlokasi di Kalimantan Barat. Pada proyek ini, Petrosea melakukan kerja sama dengan PT Mekko Metal Mining dan PT Perkasa Investama Mineral.

Dari kerja sama tersebut, Petrosea mendapatkan tambahan kontrak USD100 juta untuk lima tahun. Perusahaan terus melanjutkan proses diversifikasi dengan menangkap peluang bisnis baru di proyek mineral lainnya.

Baca Juga: Petrosea (PTRO) Teken Perjanjian Jasa Pertambangan USD265 Juta

Hal ini merupakan bagian dari implementasi strategi 3D, yaitu diversifikasi, digitalisasi dan dekarbonisasi sebagai enabler dan pilar kunci perusahaan untuk terus mengembangkan value proposition kepada seluruh stakeholder.

Baca Juga: Petrosea Teken Kontrak Layanan Jasa Logistik

Dalam menjalankan usahanya, Petrosea berkomitmen penuh untuk memprioritaskan aspek environmental, social and governance (ESG), termasuk penerapan prinsip-prinsip good corporate governance di seluruh elemen perusahaan.

Selain itu, Petrosea juga terus fokus untuk implementasi strategi keberlanjutan yang sesuai dengan sustainable development goals (SDGs). Hingga semester I-2021, Petrosea meraih laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD11,76 juta, meningkat 29,8% dibandingkan dengan USD9,06 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan laba ini ditopang oleh peningkatan kegiatan operasional di lini bisnis pertambangan.

Presiden Direktur Petrosea Hanifa Indradjaya menjelaskan, sepanjang tahun 2021 Petrosea melanjutkan program transformasi digitalnya secara keseluruhan. Langkah ini diwujudkan dengan membangun organisasi yang agile dan memanfaatkan digital tools terkini yang memungkinkan perusahaan mendapatkan peluang usaha baru, mengembangkan business model baru, serta memperkuat kinerja operasionalnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini