Duh! Mejeng di Bursa, Saham Avian (AVIA) Justru Drop Hampir 7%

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Rabu 08 Desember 2021 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 278 2513757 duh-mejeng-di-bursa-saham-avian-avia-justru-drop-hampir-7-IRaEeIqPcC.jpg Saham Avian Melemah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Saham produsen cat Avian PT Avia Avian Tbk (AVIA) bergerak melemah pada perdagangan perdana di BEI.

Hingga pukul 11:14 WIB, AVIA tampak terpuruk -65 poin atau -6,99% di Rp865 per saham dari harga perdananya di Rp930.

Kendati sempat melesat hingga Rp970 pada pagi tadi, momentum kenaikan tampak sulit dipertahankan. Adapun total transaksi mencapai Rp583,08 miliar dengan volume perdagangan mencapai 650,6 juta lembar saham.

Baca Juga: Avia Avian (AVIA) IPO Hari Ini, Intip Profilnya

Investor asing diketahui melakukan akumulasi pembelian bersih sebanyak Rp3,22 triliun di pasar negosiasi. Sayangnya, peraturan baru bursa tidak memperlihatkan pihak sekuritas mana yang mengeksekusi nilai fantastis tersebut.

AVIA menawarkan total 11,77 miliar saham, mencakup sekitar 52,7% saham baru dan 47,3% dari saham yang ditawarkan oleh pemegang saham eksisting. Perseroan menawarkan harga perdana sebesar Rp930 per lembar saham. Dengan demikian, AVIA diperkirakan bakal mendapat dana segar senilai Rp5,76 triliun.

Presiden Direktur AVIA Wijono Tanoko mengatakan proses IPO AVIA mendapat dukungan dari investor institusi domestik dan asing maupun investor ritel. Diketahui, penawaran umum perdana saham ini diminati sejumlah investor ternama dari investor jangka panjang global, sovereign wealth fund (SWF), hingga institusi domestik, dan sempat mengalami beberapa kali kelebihan permintaan (oversubscription).

Wijono Tanoko menjelaskan dana bersih yang didapat melalui IPO akan digunakan untuk dapat terus meningkatkan pertumbuhan profitabilitas dan mempercepat ekspansi bisnis AVIA di dalam negeri, serta untuk pelunasan beberapa utang.

"Penawaran umum perdana saham ini adalah tonggak pencapaian yang penting bagi karyawan, pelanggan, pemasok, dan seluruh mitra Avian Brands,” kata Wijono.

Sementara itu, Direktur PT Ekuator Swarna Investama, Hans Kwee menuturkan AVIA cukup dikenal publik dan menarik untuk dicermati sejalan dengan pangsa pasar yang kuat.

"Avian ini sudah sangat terkenal ya, nah kalau kita lihat secara pangsa pasar masih kuat, biasanya saham-saham IPO yang cukup dikenal publik sepertinya tampak diminati investor. Tentu kita berharap perusahaan ini akan aktif kedepannya," kata Hans.

Namun, Hans menilai harga perdana AVIA masih mahal dan meminta investor untuk melakukan pembelian ketika saat koreksi.

"AVIA itu hitungan saya PERnya pada harga IPO. Kita prediksi PERnya ada di 25x, kemudian P/S 7,5x, dan PBV 16,75x. Jadi dari data ini tidak terlihat murah, tentu pelaku pasar harus hati-hati. Nanti kalau ada pelemahan baru bisa beli buy on weakness," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini