Menko Luhut Klaim Masyarakat RI Miliki Antibodi Covid-19 yang Tinggi

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Rabu 08 Desember 2021 09:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 320 2513671 menko-luhut-klaim-masyarakat-ri-miliki-antibodi-covid-19-yang-tinggi-1eKirnHdfg.jpg Menko Luhut klaim antibodi masyarakat Indonesia tinggi (Foto: Okezone)

JAKARTA — Pemerintah batal menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada Libur Natal dan Tahun Baru. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjabarkan alasan PPKM level 3 dibatalkan.

Baca Juga: PPKM Level 3 Nataru Dibatalkan, Ini Alasannya

Salah satunya, Menko Luhut menyebutkan masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi Covid-19 yang cukup tinggi. Hal ini terungkap dari hasil sero-survei.

“Keputusan ini juga didasarkan pada capaian vaksinasi dosis I di Jawa-Bali yang sudah mencapai 76% dan dosis 2 yang mendekati 56%. Vaksinasi lansia terus digenjot hingga saat ini,” kata Menko Luhut Binsar melalui keterangan resmi, dikutip Rabu (7/12/2021).

Baca Juga: Anies Teken Kepgub Tetapkan PPKM Level 3 dari 24 Desember-2 Januari, WFO Jadi 25%

Luhut menjelaskan, pembatalan PPKM Level 3 ini didukung oleh capaian vaksinasi yang sudah memenuhi syarat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity.

"Hasil sero-survei juga menunjukkan masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi Covid-19 yang kuat dan cukup tinggi," ujar Luhut.

Lebih lanjut Luhut mengatakan, dengan antbodi yang tinggi Indonesia lebih siap menghadapi musim libur Nataru. Untuk itu, tidak diberlakukan PPKM level 3 namun secara umum protokol kesehatan (prokes) tetap berjalan.

“Untuk kasus baru Covid-19 harian cenderung melandai dan stabil di bawah angka 400 kasus dalam beberapa bulan belakangan ini. Selain itu, jumlah kasus aktif dan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit juga terus menurun,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini