Eks Bos RNI Eko Taufik Wibowo Jadi Wadirut KML Food

Sevilla Nouval Evanda, Jurnalis · Rabu 08 Desember 2021 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 320 2513879 eks-bos-rni-eko-taufik-wibowo-jadi-wadirut-kml-food-tqINhIrDtu.jpg KML Food (Foto: MNC Media)

JAKARTAEko Taufik Wibowo diangkat menjadi Wakil Direktur Utama KML Food. Setelah sebelumnya berkarier di Berdikari (Persero) dan Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) sebagai Direktur Utama.

Upaya yang dilakukan KML Food tersebut, sejatinya adalah upaya untuk bertransformasi dengan mengadakan perombakan manajemen dan menunjuk Eko Taufik Wibowo yang sebelumnya sudah memiliki pengalaman panjang dalam memimpin perusahaan.

Sekadar diketahui, KML Food adalah PT Kelola Mina Laut (KML) yang didirikan pada tanggal 18 Agustus 1994 oleh Bapak Mohammad Nadjikh. Berawal dari unit pengolahan ikan teri nasi (chirimen) dengan pasar ekspor ke Jepang yang sangat sederhana di desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban.

Baca Juga: Tambah Modal, BTN Bakal Rights Issue Tahun Depan

Seiring perkembangan waktu unit pengolahan teri nasi KML Food mencapai 20 unit pengolahan milik sendiri dan 15 unit pengolahan milik mitra binaan yang tersebar di sepanjang pantai utara Jawa dan Madura (dari Situbondo -Jawa Timur hingga Cilegon-Banten).

Sementara itu, dari lini bisnis, KML Food memiliki produk unggulan yakni kakap merah (scarlet snapper), ikan karang (coral fish), gurita (octopus), tengiri, tuna, ikan air tawar (bandeng, nila) dan aneka ikan lainnya.

Unit pengolahan ini terus dikembangkan dan terdapat di Makasar, Kendari, Sidoarjo, Rembang, Lamongan, Luwuk, dan Ambon.

Baca Juga: Erick Thohir: Penyandang Disabilitas Tidak Boleh Dibeda-bedakan

KML Food juga melakukan partnership dengan mitra binaan lokal di daerah-daerah yang memiliki potensi hasil perikanan seperti Ambon, Tual, Gorontalo, Bitung, Lombok, Flores, Kupang, Dobo, Sorong, Papua dan daerah-daerah berpotensi lainnya.

Unit usaha ini memberdayakan lebih dari 100.000 nelayan kecil hingga nelayan besar di seluruh Indonesia.

Pada 2006, KML Food juga mengembangkan pengolahan bakso seafood di Semarang dan unit pengolahan surimi (sari pati ikan) di Kabupaten Lamongan (2009), Rembang, Jawa Tengah (2012) dan di Tuban (2015).

Selain itu di 2013, KML Food telah mengembangkan produk snack seafood dan KML Food juga mengembangkan industry vegetable terpadu (edamame, okra, dan aneka sayuran) beserta pengolahannya, di Jember, Semarang dan Cirebon pada 2014. Sedangkan di awal 2015, KML Food telah mengembangkan pengolahan produk fish cake (kamaboko) dan takoyaki (gurita lapis tepung) lengkap dengan pengolahannya di Gresik.

Melihat dari rekam jejaknya, KML Food terus bertumbuh dan menjelma menjadi perusahaan kelas kakap yang menggurita dengan unit-unit pengolahan yang tersebar di seluruh Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini