Cabut HGU dan HGB yang Ditelantarkan! Jokowi Bakal Bagi-Bagi Tanah: Silakan Datang ke Saya

Dita Angga R, Jurnalis · Jum'at 10 Desember 2021 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 10 470 2515148 cabut-hgu-dan-hgb-yang-ditelantarkan-jokowi-bakal-bagi-bagi-tanah-silakan-datang-ke-saya-8QWPZz5vCA.jpg Presiden Jokowi Singgung Soal Gap Kepemilikan Tanah. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Pemerintah sedang mendistribusi reforma agraria yang telah mencapai 4,3 juta hektar dari target 12 juta hektar. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa saat ini pemerintah akan mulai mengkaji mana saja tanah-tanah yang diterlantarkan melalui bank tanah

Hal ini disampaikannya merespon Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas yang menyinggung soal penguasaan lahan yang masih timpang.

“Saat ini kita sudah memiliki bank tanah. Akan kita lihat HGU, HGB yang ditelantarkan semuanya. Mungkin insyaallah bulan ini sudah saya mulai atau mungkin bulan depan akan saya mulai untuk saya cabut satu per satu. Yang ditelantarkan. Karena banyak sekali,” katanya dalam acara Kongres Ekonomi Umat ke-2 Majelis Ulama Indonesia Tahun 2021, Jumat (10/12/2021).

Baca Juga: Tak Semua Masyarakat Punya Tanah, Jokowi: Jangan Dipikir Saya Tidak Kepikiran

Dia yakin HGU dan HGB yang dicabut berjumlah banyak. Jokowi memastikan bahwa pencabutan ini agar lahan-lahan yang ada di tanah air bisa benar-benar produktif.

“Akan banyak nanti, bank tanah kita ini, sudah ada yang mengomandani akan banyak sekali yang kita cabuti. Sudah, ini ndak, ini sudah lebih dari 20 tahun, lebih dari 30 tahun, ndak. Masukan ke sini, ke bank tanah. Baik itu HGU maupun HGB. Agar semua lahan yang kita miliki betul-betul produktif,” tuturnya.

Baca Juga: Heboh, Sebidang Tanah Digital Laku Terjual Rp42 miliar

Jokowi mengakui banyak izin konsesinya diberikan puluhan tahun tapi tanah tidak dikelola.

“Sudah lebih 20 tahun, lebih 30 tahun tapi tidak diapa-apakan. Sehingga kita tidak bisa memberikan ke yang lain-lain,” tuturnya.

Pada kesempatan itu dia juga menawarkan bantuan jika ada yang memerlukan lahan. Dia berjanji akan mencarikan lahan berapapun luas yang dibutuhkan. Namun dia menekankan bahwa permintaan itu harus disertai dengan kalkulasi yang jelas terkait penggunaan tanah.

“Kalau bapak ibu sekalian ada yang memerlukan lahan dengan jumlah yang sangat besar silahkan sampaikan kepada saya, akan saya carikan, akan saya siapkan. Berapa? 10.000 hektar? Bukan meter persegi, hektar. 50.000 hektar? Tapi dengan sebuah itung-itungan proposal juga yang visible. Artinya ada visibility study yang jelas. Akan digunakan apa barang itu, lahan itu. Akan saya berikan,” paparnya,

“Saya akan berusaha untuk memberikan itu, insyaallah. Karena saya punya bahan banyak , stok. Tapi ga saya buka kemana-mana. Kalau bapak ibu sekalian ada yang memiliki silahkan datang ke saya diantar oleh Buya Anwar Abbas,” pungkasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini