Jual Perusahaan Rp81 Triliun, Miliarder Mark Cuban Tetap Pilih Hidup Sederhana

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Senin 27 Desember 2021 20:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 27 455 2523307 jual-perusahaan-rp81-triliun-miliarder-mark-cuban-tetap-pilih-hidup-sederhana-QjPM5EPhMj.jpg Mark Cuban tetap hidup sederhana meski miliki miliaran dolar (Foto: Reuters)

JAKARTAMark Cuban menjual perusahaan seharga miliaran dolar. Namun penjualan perusahaan itu tetap membuat Mark Cuban hidup sederhana. Faktanya, pengusaha lama, investor dan bintang “Shark Tank” itu mendapati dirinya berada di kursi tengah pesawat saat pergi ke Las Vegas untuk merayakannya.

“Ketika saya menjual perusahaan saya seharga miliaran dolar, untuk pergi dan merayakannya, saya sedang dalam penerbangan Southwest. Saya berada di kursi tengah menghadap ke arah yang salah di pesawat sambil berpikir ini sempurna,” kata Cuban kepada ABC News seperti dilansir dari CNBC, Senin (27/12/2021).

Baca Juga: Miliarder Berharta Rp64,8 Triliun Beli 1 Kota Berpenghuni 21 Orang, untuk Apa?

Pada tahun 1999, Cuban dan salah satu pendiri Broadcast.com menjual perusahaan mereka ke Yahoo seharga USD5,7 miliar atau setara Rp81,5 triliun (kurs Rp14.300 per USD) dalam bentuk saham. Cuban mengatakan, alih-alih memilih hidup mewah, sebuah konsep sederhana membuatnya tetap memilih hidup sederhana.

"Saran paling bijak yang pernah saya dapatkan adalah 'hidup seperti mahasiswa'. Itu sangat membantu saya untuk waktu yang sangat lama,” ujar dia.

Itu berarti terus menjalani gaya hidup sederhana, yang menghilangkan banyak risiko dan ketidakpastian dalam kehidupan finansialnya. Dalam email ke CNBC Make It, Cuban menegaskan bahwa dia tidak banyak berubah setelah menjual perusahaan pertamanya baik mobil, rumah, dan bahkan furnitur yang sama.

Namun, Cuban berbelanja secara royal pada satu barang mewah, yang berarti hari-harinya duduk di kursi tengah tidak berlangsung lama.

Di mana, pada 1999, dia terkenal karena membeli jet pribadi seharga USD40 juta secara online. Pembeliannya atas jet bisnis Gulfstream V masih memegang gelar untuk transaksi e-commerce tunggal terbesar yang pernah ada di Guinness Book of World Records.

“Membeli jet pribadi adalah tujuan saya sepanjang masa. Karena aset yang paling saya hargai adalah waktu, dan itu memberi saya waktu,” kata Cuban.

Khususnya, Kuba juga merayakan tonggak keuangannya dengan cara yang tidak selalu membutuhkan pengeluaran dalam jumlah besar. Menurut komentar yang dia buat di OZY Fest di New York City pada 2017, dia merayakan pertama kali menjadi miliarder yakni pada 1998, ketika Broadcast.com go public.

Saat itu, dia sedang duduk di depan komputer, berulang kali menyegarkan halaman web untuk memeriksa harga saham Broadcast.com.

"Jelas saya tahu persis berapa angka untuk menjadi miliarder," katanya. Harga naik di sana, dan kemudian saya melakukan tarian miliarder telanjang kecil saya,” tambah Kuba.

Saat ini, Kuba adalah orang terkaya ke-247 di dunia dengan kekayaan bersih USD4,5 miliar atau setara Rp64,3 triliun (kurs Rp14.300 per USD) menurut Forbes.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini