Diresmikan Presiden, Bendungan Pidekso Rampung Setahun Lebih Cepat

Ahmad Hudayanto, Jurnalis · Rabu 29 Desember 2021 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 29 470 2524369 diresmikan-presiden-bendungan-pidekso-rampung-setahun-lebih-cepat-2v652CE4Q0.jpg Pembangunan bendungan pidekso selesai setahun lebih cepat (Foto: Dokumentasi PTPP)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Pidekso yang berlokasi di Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah. Bendungan Pidekso yang dimiliki oleh Kementerian PUPR ini memiliki nilai total nilai kontrak sebesar Rp739 miliar dan pembangunannya dimulai sejak tahun 2014 dan dapat diselesaikan lebih cepat 12 bulan dari yang ditargetkan.

Presiden Joko Widodo menekankan jika bangsa Indonesia mengingkan kemandirian pangan, kedaultan pangan, dan ketahanan pangan dapat tercapai, maka waduk merupakan kuncinya.

Baca Juga: Menteri PUPR: Bendungan Ladongi Kurangi Risiko Banjir Sultra

“Waduk adalah menjadi kunci, air menjadi kunci. Oleh sebab itu, kita bangun waduk di seluruh provinsi di Tanah Air kita,” ujar Presiden Joko Widodo.

Bendungan Pidekso di Provinsi Jawa Tengah ini diharapkan dapat memiliki dampak positif bagi masyarakat di Provinsi Jawa Tengah khususnya yang berada di Kabupaten Wonogiri.

Baca Juga: Resmikan Bendungan Pidekso Rp772 Miliar, Jokowi: Air Kunci Tercapainya Kedaulatan Pangan

"PTPP menyelesaikan pembangunan proyek bendungan tersebut dengan kualitas terbaik, pembangunan Bendungan Pidekso beserta fasilitasnya dapat diselesaikan lebih cepat 12 bulan dari yang ditargetkan,” tutur Direktur Utama PTPP Novel Arsyad.

Bendungan yang dibangun PTPP ini memiliki kapasitas penampungan sebesar 25 juta meter kubik dengan luas genangan 232 hektare. Bendungan Pidekso memiliki tinggi 44 meter. Kehadiran Bendungan Pidekso ini diharapkan dapat mereduksi banjir sebesar dari 349 meter kubik per detik menjadi 311 meter kubik per detik.

Selain itu, kehadiran bendungan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengaliri irigasi seluas 1.500 hektare dan menghasilkan air baku sebesar 300 liter per detik. Tidak hanya itu saja, bendungan yang terletak pada aliran Sungai Bengawan Solo tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai tujuan pariwisata di Kabupaten Wonogiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini